Sabtu, 28 Juli 2018

Ide Tempat Sholat saat Travelling di Luar Negeri

Assalamu'alaikum Warrahmatullah Wabarakatuh


Haiiii haiiii haiiiii 😁



Jadi, ini adalah post lanjutan dari "Tips Tetap Sholat saat Travelling di Luar Negeri" (monggo, silahkan dicek). Kalau di post tersebut gw memaparkan tips secara umum agar tetap bisa menunaikan sholat saat travelling di luar negeri, maka di post ini topik akan lebih mengerucut ke ide tempat-tempat apa saja yang bisa untuk sholat saat kita sedang travelling di tempat yang jauh dari fasilitas masjid/musholla, oleh karena itu dibutuhkan kreativitas yang mumpuni (*cielah) untuk menemukan ide-ide tersebut. Tanpa cuap-cuap panjang lebar, langsung deh kita cek apa aja ya tempat-tempatnya?

- Rumah Makan Halal

Ide Tempat Sholat saat Travelling di Luar Negeri
Plang "Halal" di Depan Restauran Halal
Biasanya nih, Guys, tempat yang menjual menu halal juga menyediakan tempat sholat untuk tempat sholat pemilik/pegawainya yang muslim; jadi ya bisa banget kita makan disana setelah itu izin numpang sholat juga. Perut kenyang, sholat pun tetap jalan. Biasanya sih di luar negeri, restauran yang menjual menu halal adalah restauran Indonesia, Turki, Pakistan, Malaysia, atau yang berbau timur tengah. Di negeri minoritas muslim, pemilik restauran yang menjual makanan halal seringkali menaruh cap atau papan "halal" di luar restorannya agar konsumen tahu. "Ah, takut izin ke pemilik restaurannya kalau mau numpang sholat, takutnya nggak boleh" Weits, justru bisa jadi sebaliknya kita akan disambut baik oleh pemilik restaurannya karena sesama muslim, solidaritas gitu deh.

- Taman Kota

Ide Tempat Sholat saat Travelling di Luar Negeri
Cocok nih Sholat di Bawah Pohon Sakura 😍
Ini adalah pilihan tempat yang aman plus tidak neko-neko; dan karena memang taman kota adalah public place maka bebas siapapun untuk datang dan beraktivitas disana termasuk menunaikan sholat. Di taman kota, banyak spot-spot yang sesuai untuk menunaikan sholat: di balik semak, dipinggir kolam, di lapangan, di samping pohon, di tepi kolam, di gazebo, di atas bangku/meja taman (*wagelasih ini sekalian akrobat, tapi temen gw pernah sholat di atas meja taman hahaha gara-gara sholat di tanah dingin akibat lagi winter), pokoknya silahkan tinggal dipilih sendiri deh mau sholat dimana. Selain itu, di taman kota juga biasanya terdapat sumber air untuk digunakan keperluan wudhu entah itu air dari kamar mandi umum, pancuran, atau dari danau.

- Ruang Menyusui

Ide Tempat Sholat saat Travelling di Luar Negeri
Bilik Menyusui yang Private dan Nyaman
Di tempat umum seperti di tempat wisata atau di Mall mudah untuk menemui tempat ini yaitu ruang menyusui. Tempatnya yang nyaman, lebar, dan private membuatnya tempat yang sempurna untuk menunaikan sholat dan berleha-leha. Bagaimana dengan sumber air untuk wudhu? Tenang saudara, biasanya ruang menyusui bersebelahan dengan toilet umum. Eits, sayangnya hanya kaum hawa saja yang bisa menggunakan tempat ini, kaum adam silahkan cari tempat yang lain 😉.

- Tangga Darurat

Ide Tempat Sholat saat Travelling di Luar Negeri
Tangga Darurat sebagai Alternatif
Okei, tangga darurat ini bisa mudah kita temukan di mall, perkantoran, gedung sekolah/universitas, atau yah bangunan-bangunan tinggi. Biasanya tangga darurat tidak digunakan dalam keadaan normal/biasa, jadi bisa dipastikan tangga ini sepi dan bebas dari lalu lalang orang, cocok deh untuk sholat. Eh, tapi sholatnya jangan di anak tangganya ya bisa jatuh entar, sholatnya di area lebar yang pas di kelokan tangga (entah apa itu namanya 😆, bisa dilihat di gambar). Oh ya, pastikan dulu kalau memang tangganya sepi dan bebas dari lalu-lalang orang jadi tidak menghalangi jalan saat sedang sholat disana. 

- Fitting Room

Ide Tempat Sholat saat Travelling di Luar Negeri
Fitting Room Ayeyy
Nah, ini strategi yang kudu tahan malu plus penuh debar-debar sih hahaha 😅. Jadi, idenya adalah masuk ke Mall atau pusat perbelanjaan terus ambil baju yang banyak dan bawa ke fitting room (ceritanya mau nyoba baju gitu hahaha). Nah, otomatis mbak SPG mikirnya kita bakal lama di dalam fitting room soalnya mau nyoba banyak baju padahal mah sebenarnya mau sholat 😆. Selepas sholat kalian bisa balikin tuh baju-baju, ceritanya nggak jadi beli gitu #nggakpunyamalu. Oh ya, fitting room ini kan biasanya tempatnya memanjang ya guys, jadi cari yang arah ruang fitting roomnya sesuai arah kiblat, jadi nggak bakal kesempitan kalau misal arah kiblatnya searah bagian fitting room yang pendek (*ribet ama bahasanya, tau kan ya maksudnya 😅). Diluar kekurangannya yang kudu tahan malu dan debar-debar, kelebihan pemakaian fitting room ini adalah tempatnya yang private. 

- Parkiran

Ide Tempat Sholat saat Travelling di Luar Negeri
Tempat Parkiran Apartemen di Jepang
Sebenarnya ini agak-agak melanggar peraturan sih plus bisa jadi kita dikira mau curi mobil hahaha 😆. Yap, namun gw pernah sholat di parkiran suatu apartemen karena memang keadaan saat itu tidak menemukan taman atau bangunan yang bisa buat sholat, sekeliling gw adalah rumah/apartemen (kosan kalau di Indonesia) dan di sisi lain waktu sholat terbatas. Akhirnya jadilah gw sholat di parkiran apartemen, dan kebetulan di parkiran ada kran air jadi bisa buat wudhu. Nekad banget emang, kalau ketahuan sekuritinya bisa diciduk gw, tapi gimana lagi kan kudu tetap sholat hahaha.

Cuap Cuap Terakhir

Oke, demikian tips dari gw tentang ide-ide alternatif tempat untuk menunaikan sholat saat kita travelling di negeri yang minoritas muslim. Oh, ya, post ini berdasar pengalaman gw jadi ya harap maklum kalau misal ide tempat di atas ada yang kurang feasible kalau diterapkan di suatu tempat/negara karena terbentur norma/peraturan setempat. Gw juga bakal keep update post ini kalau misal gw menemukan pengalaman lain saat sholat di luar negeri. Kalau ada ide atau pengalaman lain dari pembaca sekalian boleh banget dishare di kolom komen (biar ada yang komen di post gw #curhat).

Nah terakhir, gw mau bilang semoga post ini bermanfaat buat kalian dan jangan lupa cek post "Tips Tetap Sholat saat Travelling di Luar Negeri" 😊 biar tips sholatnya makin luengkap.

Happy travelling !!! 

Tips Tetap Sholat saat Travelling di Luar Negeri

Assalamu'alaikum Warrahmatullah Wabarakatuh


Tetap Sholat saat Travelling di Luar Negeri (Tips & Trick)
Sholat Yuk Sholat
Tinggal di negeri muslim seperti Indonesia, perkara menunaikan sholat bukanlah suatu masalah atau tantangan yang berarti. Musholla dan masjid tersebar dimana-mana, tempat wudhu dan sumber air mudah ditemui, hingga seruan adzan pun dipastikan selalu terdengar di setiap waktu sholat. Namun, hal ini akan berbeda apabila kita sedang di suatu negeri dimana akses masjid/musholla, tempat wudhu, atau sekedar seruan adzan sulit ditemui. Lalu, bagaimana yang harus kita lakukan? Bagaimana mencari tempat sholat? Bagaimana menentukan waktu sholat? Tidak usah bingung, tidak usah khawatir, berikut akan gw paparkan bagaimana tips dan trick nya. 😁

Nah, jadi tips yang gw bagikan ini berdasarkan pengalaman pribadi selama beberapa kali travelling di negeri yang minoritas muslim. Penasaran? Check it out

1. Mendownload Aplikasi Waktu Sholat

Ini adalah hal wajib yang harus dilakukan sebelum ke luar negeri karena akan sangat membantu. Aplikasi waktu sholat ini mudah sekali kalian temukan di play store untuk selanjutnya di download di smartphone. Oh ya jangan lupa aplikasi tersebut diset agar terhubung ke GPS sehingga bisa menyesuaikan antara waktu setempat dengan waktu sholat. Bagaimana cara mencari aplikasi tersebut di playstore? Cukup dengan mengetikkan kata kunci "aplikasi waktu sholat" dan voila muncul beragam aplikasi serupa.

Tetap Sholat saat Travelling di Luar Negeri (Tips & Trick)
Aplikasi Muslim Pro yang Super Duper Lengkap
Butuh saran aplikasi yang bagus? Nah, kalau gw sendiri pakai aplikasi Muslim Pro (*bukan endorse, tapi kalau diendorse mau banget). Aplikasi ini menurut gw cukup lengkap, tidak hanya menyediakan program waktu sholat melainkan menyediakan program lain yang membantu hidup kita sebagai seorang muslim: penunjuk arah kiblat, Al Qur'an, program hitungan untuk dzikir, lokasi masjid terdekat, lokasi restauran halal terdekat, daan masih banyak lagi bisa kalian cek sendiri di gambar di atas. Untuk menemukannya di play store pun mudah cukup dengan mengetikkan "Muslim Pro" kemudian tinggal di download deh. Ukuran file dari Muslim Pro juga bisa dikatakan kecil yaitu sekitar 13Mb jadi tenang saja tidak akan makan ruang penyimpanan hp kalian kok 😋

2. Membawa Perangkat Sholat Kemana-Mana

Nah, ini juga tidak kalah penting , Guys! Jadi kalau misal kalian lagi di jalan-jalan di luar negeri dan posisi masjid jauh atau bahkan memang tidak ada masjid di sekitar kalian, maka wajib banget buat selalu bawa perangkat sholat kemana-mana. Ingat ya, ini perangkat sholat yang buat sholat bukan perangkat sholat buat mas kawin (*apaan si, gw gaje banget 😆). Seperangkat alat sholat ini akan sangat berguna kalau misal kita tidak menemukan musholla atau masjid, jadi mengharuskan sholat di jalan atau di taman, maka kita bisa menggunakan sajadah dan mukenah/sarung yang kita bawa agar kewajiban sholat tetap terpenuhi.
Tetap Sholat saat Travelling di Luar Negeri (Tips & Trick)
Seperangkat Alat Sholat
Yah, nanti kalau bawa sajadah sama mukenah jadi berat tas-nya? Nah, bisa diakali dengan membawa mukenah dan sajadah yang berbahan ringan, misal bagi perempuan bisa membawa mukenah yang berbahan parasut sehingga ringan dan tidak memakan ruang. Untuk sajadah pun sama, bisa dipilih bahan sajadah yang tipis lemir-lemir.

3. Membawa Botol Air Khusus Air Wudhu

Haa? Kenapa kudu bawa botol khusus air wudhu? Memangnya disana tidak ada air buat wudhu? Nah, ini sebenarnya opsional Guys, boleh dilakukan boleh tidak. Jadi saat travelling seringkali kita menemui kasus dimana sulit mencari toilet atau wastafel untuk berwudhu. Bisa jadi kita harus muter-muter dulu nyari toilet umum atau wastafel dan takutnya waktu sholat keburu habis. Hambatan lainnya adalah bisa jadi toilet yang ada adalah toilet kering jadi jelas dong kalian tidak bisa wudhu disana, dan pilihannya jatuh ke wudhu di wastafel. Untuk wudhu di wastafel pun harus tebal muka guys apalagi kalau sedang ada banyak orang di wastafel tersebut, kan kalau wudhu harus basuh kaki ya jadi harus mengangkat-angkat kaki ke wastafel jadinya rada kurang sopan kalau dilihat orang. Ya bisa sih sebenarnya basuh kakinya itu tanpa harus mengangkat kaki di wastafel, namun akibatnya lantai jadi basah dan itu kurang sopan juga.

Tetap Sholat saat Travelling di Luar Negeri (Tips & Trick)
Botol Air
Nah, daripada ribet, boleh banget kalian jaga-jaga bawa botol berisi air wudhu, dan toh kalau misal nanti tidak digunakan karena menemukan tempat wudhu, airnya bisa diminum. Tips ini juga berguna kalau kalian akan travelling di musim dingin. Kenapa? Tidak semua toilet dan wastafel di tempat umum sudah dilengkapi dengan pemanas, jadi dijamin bakal "terkedjoet" saat kulit kita menyentuh air kran yang dinginnya amit-amit 😝. Dibandingkan air kran yang dingin dan beku, lebih baik wudhu pakai air yang kita bawa dari rumah (ya meskipun dingin juga karena terpengaruh udara luar tetapi setidaknya tidak se"terkedjoet" air kran).

4. Mengenakan Baju yang Menutup Aurat sesuai Syariat

Yes, ini tidak usah gw jelasin lagi lah ya. Untuk yang sudah berpakaian sesuai syariat maka otomatis bajunya tersebut dapat digunakan untuk sholat. "Lalu bagaimana kalau masih belum memakai baju sesuai syariat?" atau "Yah, baju gw udah sesuai syariat sih, tapi rasanya kok kurang afdhol ya kalau nggak pakai mukena?" Yap, jawabannya bisa dilihat lagi di tips no 2.

5. Membuat List Lokasi Tempat Sholat atau Masjid di Negara/Lokasi Tujuan

Oke poin penting selanjutnya adalah membuat list lokasi tempat sholat/masjid di lokasi tujuan. Sebenarnya hal ini bisa diakali dengan membekali diri aplikasi seperti Muslim Pro, namun kelemahannya tidak semua lokasi tempat sholat sudah terdaftar di program tersebut, maka enaknya untuk jaga-jaga kita searching dahulu. Bagaimana cara searchingnya? Gampang saudara-saudara, cukup ketik di google seperti "Masjid dekat bla bla" "Mosque/halal food near bla bla". Voila!! Langsung deh muncul beragam rekomendasi tempat. 
Tetap Sholat saat Travelling di Luar Negeri (Tips & Trick)
Searching Dolooo
Jadi misal nih, kita mau pergi ke Asakusa, Tokyo; sabi banget kita list dulu tempat sholat dan makanan halal dekat Asakusa sehingga saat kita di Asakusa nanti sudah tidak perlu bingung lagi mencari tempat sholat dan makanan halal.

6. Kreatif dalam Mencari Tempat Sholat

Ini nih poin yang paling seru, menunaikan sholat di tempat/negeri yang bukan mayoritas muslim atau bahkan sama sekali tidak ada masjid disana, maka solusinya adalah "Be Creative!!". Hmm coba deh kita pikir kira-kira tempat apa yang bisa untuk sholat sekaligus tidak menganggu ketertiban atau melanggar peraturan disana. Hayo, ada yang punya ide? Yes, berikut akan gw kasih ide-ide tempat apa saja yang sabi banget buat sholat disaat lokasi kita jauh dari masjid/musholla. Ide-ide tersebut bisa kalian baca di post "Ide Tempat Sholat saat Travelling di Luar Negeri". Kenapa gw pisah post-nya? Biar nggak kepanjangan Guys, maklum ya gw ini memang orangnya cerewet jadi nulis 1 topik aja bisa berlembar-lembar (*lah emang blog ada lembarannya 😜)

7. Singkirkan Rasa Segan dan Malu

Oke, dari segala poin yang gw paparkan di atas, poin inilah yang paling penting. Percuma sudah koar-koar poin 1 2 3 bla bla bla tapi malah keok di poin ke 7 ini. Jujur ya guys, tantangan menunaikan sholat di negara dengan minoritas muslim tidak hanya terbatas pada susahnya mencari tempat sholat atau bingungnya menentukan waktu sholat, melainkan menumbuhkan niat di dalam hati agar tetap sholat sambil melawan rasa malas, segan, atau malu. Waduh, kok bisa? Wes, namanya juga godaan setan, Guys. 

Di saat kita travelling di luar negeri dan akan menunaikan sholat entah itu di taman, di hutan, di pinggir danau; bisa jadi akan muncul pikiran "Aish malu deh sholat disini, bisa dilihatin orang nanti", "Eh kalau dilihat orang, mereka bakal mikir apa ya", atau misal pas kita sudah menunaikan sholat di tepi taman yang sepi dan sudah rokaat ke-2 tiba-tiba muncul orang lewat jogging, eh malah dibatalin sholatnya karena alasan tidak jelas seperti takut/malu/atau apapun lah yang jelas adalah godaan setan. Godaan ini makin kuat kalau misal kita sedang travelling sendiri. Mungkin kalau misal ada temen (yang sholeh/sholehah apalagi) ngingetin pas kita lagi travelling "Eh, udah ashar nih, yuk cari tempat sholat dulu". Kan Masha Allah ya, Guys. Oleh karena itu, perlu banget kita menanamkan niat yang kuat agar tetap menunaikan sholat apapun yang terjadi. Tidak perlu malu, tidak perlu segan, toh orang-orang juga tidak peduli kalian sedang apa. Kalaupun ada yang bertanya, jawab saja dengan jujur kalau kalian sedang melaksanakan ibadah yaitu sholat sebagai tuntunan agama islam. Bisa jadi jawaban kalian menjadi jalan hidayah buat dia, Wallahu A'lam 😊.


Akhir kata

Bagaimanapun juga, sholat adalah perkara wajib yang tidak dapat ditinggalkan. Amalan inilah yang akan dihisap terlebih dahulu dan menentukan apakah surga atau neraka tempat kita.

Tetap Sholat saat Travelling di Luar Negeri (Tips & Trick)
Yak demikian, cuap-cuap gw tentang tips sholat saat travelling di luar negeri, kalau ada yang punya tips atau ide yang lain boleh banget share dengan komeng di bawah. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di post yang lain :)))





Tulisan ini dibuat di atas Argo Sindoro
Perjalanan menuju St. Semarang Tawang

Jumat, 13 Juli 2018

Perjalanan Selembar Kertas

Hai, meskipun kalian tidak asing lagi denganku, izinkan aku untuk tetap memperkenalkan diri: aku adalah Kertas


Aku Kertas dan inilah ceritaku


  • Kalian yang seorang pelajar atau mahasiswa pasti sering berkutat denganku entah lewat buku pelajaran, printout materi dari dosen, pengumpulan laporan praktikum, atau bahkan sekedar pembungkus gorengan saat kalian membeli jajan di kantin.
  • Kalian yang seorang seniman pun sering juga berkutat denganku; entah lewat coretan tinta dan cat di kertas canvas, melipat-lipatku menjadi burung bangau yang menggantung di tepian jendela, menggulung-gulung dan menggunting sana-sini kertas crepe untuk membuat sebuket mawar, atau bahkan sekedar menempel-nempelku hingga voila terciptalah suatu karya seni beraliran abstrak.
  • Kalian yang sedang sakit flu mungkin membutuhkan-ku untuk sekedar menampung ingus kalian dalam kertas tisu; atau kalian bisa jadi seorang wanita cantik yang mungkin membutuhkan-ku untuk sekedar menghapus coretan lipstick yang sedikit keluar dari garis bibir kalian.

Terlalu banyak kalau ku sebutkan satu persatu kalian yang memandang, bersentuhan, dan mendayagunakan aku untuk segala macam keperluan kalian. Aku hadir dalam banyak rupa; tebal-tipis, gelap-terang, kasar-halus, berat-ringan, kaku-lentur, besar-kecil; namun bukan ini yang akan kuceritakan pada kalian; yang ingin kuceritakan adalah perjalananku, perjalanan bagaimana menjadi aku: Kertas.

Hutan

Cerita ini bermula dari pedalaman hutan yang jauh dimana pohon dengan batang-batang yang besar dan kokoh saling berlomba menggapai langit. Ya, aku terlahir di hutan. Bentukku masih jauh dari kertas, aku masih menyatu dengan calon-calon kertas yang lain dalam suatu batang pohon yang kokoh. 

Cerita dari Hutan
Menuju Hutan
Di negeriku Indonesia, kayu akasia menjadi pilihan utama dalam membuat diriku. Alternatif lainnya bisa berupa kayu pinus, gerunggang, binuang, dan jelutung. Setiap jenis kayu akan menghasilkan tipe dan aplikasi kertas yang berbeda. Di luar itu masih banyak jenis-jenis kayu lain yang belum dieksplor untuk membuat diriku. Keanekaragaman tanaman di Hutan Indonesia-lah serta kondisi iklim dan tanah tropis yang mendukung-yang kemudian memberikan banyak alternatif tanaman untuk kemudian mengubahnya menjadi diriku: kertas. 

Akasia Cerita dari Hutan
Akasia

Serbuan gergaji mesin yang menderu-deru dengan pelan tapi pasti memisahkan batang-batang pohon tersebut dari akarnya, membuat mereka terserakan tak berdaya. Batang-batang pohon yang roboh tak berdaya itu dinaikkan satu demi satu ke truk pengangkut untuk selanjutnya dibawa ke pabrik pengolahan kertas.Terlihat miris bukan? Tunggu dulu sebaiknya jangan kau potong ceritaku, biarkan aku melanjutkan ceritaku

Kayu itu Berubah Menjadi Serpihan Kecil lalu Dimasak menjadi Sup.

Proses ini dinamakan dengan wood chipping dimana gelondongan batang kayu yang tadi diperoleh kemudian dipotong-potong oleh alat bernama wood chipper sehingga berubah menjadi serpihan kecil. Apakah aku sudah terlihat seperti kertas di tahap ini? Belum, sebentar lagi.

Wood Chips Cerita dari Hutan
Serpihan Kayu
Tahap selanjutnya adalah serpihan kayu dimasak dengan air sehingga terbentuklah sup yang sangat kental yang disebut dengan Pulp. Pulp kemudian diberikan tambahan bahan-bahan kimia. Kenapa ini dilakukan? Ya, penambahan bahan kimia akan membuat sup kertas kehilangan getah pohon yang dapat mengganggu dan menurunkan kualitas kertas nantinya serta penambahan bahan kimia dapat menguatkan kertas saat terbentuk nanti. Penambahan bahan kimia lain adalah bleacher alias pemutih. Terlepas bagaimana nanti aku apakah berwana hitam-ungu-biru-kuning-pink-apapun itu; aku tetap harus di bleaching sehingga kemudian orang akan lebih mudah mewarnaiku dengan warna-warna lainnya.

Cerita dari Hutan
Wood Pulp

Aku Dipipihkan Menjadi Lembaran-Lembaran Panjang

Sup pulp yang sudah terbentuk dihilangkan airnya sehingga berbentuk pasta kental penuh dengan serat-serat kayu. Kemudian pasta yang kental dilewatkan mesin penge-pres-an membuatnya menjadi lembaran-lembaran kertas yang panjang. Lembaran panjang itupun digulung dalam roll-roll raksasa yang memenuhi ruang gudang pabrik.

Lembaran Kertas
Gulungan Kertas yang Berjejer
Kini aku telah sempurna menjadi kertas. Aku bisa saja berhenti disini cukup dengan menjadi kertas putih atau bisa saja menjalani tahapan-tahapan lainnya untuk menjadi jenis kertas lainnya yang lebih berwarna, lebih bertekstur, lebih tebal atau tipis, lebih kaku atau luntur; tergantung dengan kebutuhan. Demikian cerita perjalananku dari hutan hingga menjadi aku: kertas.

Selanjutnya,biarkan aku untuk menceritakan sebuah dilema untuk menjadi selembar kertas.

Kertas dan Sebuah Dilema

Tahukah kamu? Negeriku Indonesia masuk dalam jajaran 9 besar dunia dalam ekspor kertas dan 6 besar dunia dalam ekspor pulp (FAO, 2013).  Di Asia, Indonesia menempati peringkat 3 eksportir kertas terbesar setelah China dan Jepang. Bagaimana dengan di tingkat ASEAN? Indonesia menempati podium teratas sebagai eksportir kertas di wilayah ini yang berarti kebutuhan kertas dari negara-negara ASEAN bergantung pada Indonesia (Economy.okezone.com, 2016). Sungguh suatu prestasi bukan? Bagaimanapun juga, hal ini berdampak positif ke perekonomian Indonesia dan menambah devisa negara.

Di sisi lain, terdapat dampak positif tambahan dari industri pulp dan kertas yaitu serapan tenaga kerja. Menurut data dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Maysarakat (LPEM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI (2016), industri pulp dan kertas menyerap sekitar 1,5 juta tenaga kerja. Apabila kita asumsikan setiap 1 orang bisa jadi menjadi tumpuan bagi 4-5 orang anggota keluarganya; maka total kurang lebih 7 juta orang bergantung pada industri ini. Lihat, betapa banyak orang yang bergantung hidupnya pada industri pulp dan kertas! Maka kunci dari menjaga keberlansungan hidup ke-7 juta orang ini adalah dengan menjaga keberlangsungan atau sustainabilitas industri pulp dan kertas.

Satu isu yang akan membersamai suksesnya industri kertas di Indonesia adalah isu lingkungan yaitu deforestasi hutan. Tidak dapat dipungkiri bahwa untuk membuat kertas sebagaimana telah dipaparkan pada perjalanan di atas; harus menebang pohon dan menjarah hutan. Dampak tidak hanya terlihat pada hutan yang gundul akibat penebangan hutan melainkan juga merusak ekosistem hutan. Luas daratan Indonesia hanya 1,3 % dari luas daratan di bumi, namun pada 1,3% ini didalamnya terdapat kenaekaragaman hayati yang sangat luar biasa meliputi 11% tumbuhan dunia, 10% spesies mamalia, dan 16% spesies burung; dimana sebagian besar spesies ini berada di hutan Indonesia. Bisa kalian bayangkan bagaimana dampak deforestasi hutan terhadap keanekaragaman hayati ini?

Deforestasi Hutan
Indonesia sendiri memiliki kisaran laju deforestasi hutan sekitar 1,5 juta hektar/tahun. Deforestasi hutan ini tidak hanya berasal dari kebutuhan pulp dan kertas saja melainkan juga industri lain seperti sawit dan meubel. Isu deforestasi hutan perlu menjadi perhatian bagi pihak-pihak pelaku industri yang berhubungan termasuk industri pulp dan kertas. Bahkan, Indonesia pernah meraih penghargaan rekor dunia Guinnes Book of World Records sebagai negara tropis dengan laju deforestasi hutan tertinggi sebesar 1,8 juta hektar/tahun pada tahun 2000. Sungguh miris bukan?

Apa yang harus kita lakukan? Menutup saja industri pulp dan kertas ini? Hei, Bung, ingatlah ada 7 juta orang di Indonesia yang hidupnya bergantung dengan industri ini. Jika ingin menutupnya, maka pikirkan juga solusi untuk nasib dan keberlangsungna hidup ke-7 juta orang ini. Belum lagi bagaimana nasib negara-negara lain yang merupakan importir kertas kita. Bagaimanapun juga kertas adalah barang yang sangat dibutuhkan meskipun pada jenis kertas untuk tulis-menulis mengalami trend penurunan selama kurun waktu milenium ini yang didorong dengan gaya hidup paperless; menggantikan buku dengan e-book, menggantikan majalah dan koran dengan media online, mengumpulkan tugas via email, dan lain-lain. Namun, perlu dicatat juga bahwa konsumsi jenis kertas yang lain yaitu kertas tisu mengalami peningkatan di kurun waktu periode milenium ini. Selain kertas tisu, kertas kemasan juga mengalami peningkatan kebutuhan seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan kebutuhan hidup dan maraknya e-commerce atau jual beli online. Lihat? Bagaimanapun juga kertas tetap dibutuhkan dalam kehidupan kita dan industri kertas tetap harus berjalan. Lalu bagaimana dengan isu deforestasi?

Laju Deforestasi Hutan di Indnesia

Isu deforestasi hutan dapat ditangani dengan penanaman hutan kembali. Hal ini pun diklaim oleh perusahaan-perusahaan terkait industri penggunaan hasil hutan bahwa mereka telah melakukan usaha menanam hutan kembali untuk menggantikan pohon-pohon yang sudah ditebang. Meskipun begitu masih terdapat pendapat bahwa pohon-pohon yang baru tersebut terlalu muda dan terlalu kecil apabila dibandingkan dengan pohon yang sudah ditebang, sehingga tidak dapat menggantikan nilai dari pohon yang sudah ditebang tadi. Bagaimanapun juga, langkah ini tetap harus dilakukan agar kita bisa memastikan keberlangsungan hidup hutan sebagai suatu ekosistem, penampung keanekaragaman hayati, dan sumber hidup masyarakat. Regulasi pemerintah perlu dibuat jelas bagi industri yang menggunakan hasil hutan agar ikut sama-sama menjaga keberlangsungan hutan.

Langkah lain yang efektif adalah dengan mendaur-ulang kertas. Kertas yang sudah dipakai dapat didaur ulang kembali sehingga meminimalisasi penebangan hutan untuk pembuatan kertas. Insinyur di perusahaan pulp dan kertas juga dapat berperan dalam hal ini yaitu dengan merekayasa proses pembuatan kertas agar lebih efektif dalam penggunaan energi dan bahan baku.

Kertas dan hutan sama-sama penting dan tidak dapat terlepas dari kehidupan kita, yang kita harus lakukan adalah bagaimana keduanya tetap terjaga keberlangsungannya tanpa saling menganggu keberlangsungan masing-masing.

Ini #CeritaDariHutan ku, mana ceritamu?



#HutanituIndonesia
#HutanituKita
#CeritadariHutan

Minggu, 24 Juni 2018

Laneige Pore Control BB Cushion No. 21 & 23 : A Review

Assalamual'aikum Warahmatullah Wabarakatuh ^^


Hai, akhirnya bisa nulis lagi setelah sebulan ini direbekkan dengan urusan skripsi 😉. Nah, kali ini gw mau ngereview lagi satu produk beauty yaitu Laneige BB Cushion. Yeayy. Nah sebenarnya sih gw lebih tertarik untuk review ke perawatan kulit a.k.a skincare dibandingkan make up, namun berhubung post sebelumnya tentang cushion (baca postnya disini) yaudalah sekalian cushion lagi aja post kali ini. Tanpa kebanyakan cincong, marilah kita langsung menuju ke review-nya. Yuhuuu

Ta'aruf

Oke mari kita mulai review ini dengan ta'aruf alias berkenalan dulu dengan Laneige. Jadi laneige adalah salah satu brand skincare & make up Korea dari perusahaan Amore Pacific. Nah perusahaan ini menaungi 3 brand terkenal: Sulwalshoo, Laneige, dan Innisfree. Sulwalshoo adalah brand untuk lini high-end, Laneige untuk lini middle to high-end, sedangkan innisfree untuk lini low to middle-end. Dan produk laneige bb cushion adalah salah satu produk laneige yang paling terkenal dan paling dicari seantero dunia (*lebay 😋). Eh tapi ini bener lho, menurut klaim dari pihak Laneige, produk Laneige BB Cushion terjual sebanyak 14,8 juta sekaligus dan memenangkan 82 penghargaan beauty awadrs secara global. Di Indonesia sendiri si Laneige BB Cushion ini baru saja memenangkan Female Daily Beauty Awards 2017 untuk kategori Best BB Cushion. Mancayy lah.

Laneige BB Cushion Pore Control
Box Laneige BB Cushion Pore Control
Selain itu, kalau pemirsa sekalian jeli pasti pernah lihat Song Hye Kyo touch up menggunakan Laneige BB Cushion di drama Descendants of the Suns, hayoo liat nggak? (padahal diri ini juga nggak pernah lihat DOTS 😆). Kenapa bisa begitu? kebetulan Mbak Song Hye Kyo ini adalah ambassador dari Laneige jadi ya wajar sekalian promosi. 

Oh ya produk laneige BB Cushion ini sudah diproduksi sejak jaman 2012 masehi, jadi bisa disebut sesepuh cushion lah yaw. Untuk seri dari Laneige BB Cushion ada beberapa yaitu: seri whitening, pore control, dan anti aging. Nah gw milih seri pore control karena sadar diri dengan kulit wajah yang berminyak dan memang seri pore control peruntukannya untuk mengatasi kulit yang berminyak dengan klaim dapat menyamarkan pori. Selain itu, menurut gw seri pore control ini lebih mudah ditemui di Indonesia dibanding seri lainnya baik apabila kita datang ke konter laneige langsung maupun beli via olshop. 

Harga: 370.000-560.000

Yak harga gw taruh di awal karena pada dasarnya merupakan pertimbangan yang sangat penting hehe. Kalau dilihat sekilas sih mahal ya boo harganya apalagi kalau dibandingkan sama Missha Cushion (baca review disini). Eits, pasti ada alasan lah kenapa pihak laneige mematok harga segini namun tetap diserbu pembeli dengan klaim terjual sampai 14,8 juta sekaligus. 

Laneige BB Cushion Pore Control Review
Harga Cushion di Salah Satu Platform Olshop
Nah bisa dilihat range harganya bisa sejauh itu ya. Yap, kalau kalian beli di olshop bisa dapat harga sekitar 370-400ribuan, bahkan kalau beruntung bisa dapat harga 300an saat flash sale. Untuk harga segitu kalian akan mendapat 1 paket berisi: case+isi, refill, dan 2 puff. Sedangkan apabila kalian membeli di konter laneige langsung (sudah ada di Indonesia) bisa menyedot uang kalian sebanyak 560k. Beuhh mahal amit ya boo. Meskipun begitu, ada untungnya kalau beli di konter laneige bisa dapet gretongan alias gratisan banyak (lip sleeping mask, water sleeping mask, multi fx cleanser, dll). 

Laneige BB Cushion Pore Control Review
Harga di Official Olshop Laneige: 560.000
Untuk yang ingin beli tapi tetap ingin menerapkan prinsip hemat atau ingin beli tapi takut sudah beli mahal tapi tidak cocok, bisa banget pemirsa sekalian untuk membeli dulu case+isi saja yang harganya jauh lebih murah yaitu sekitar 250-270k, yah mirip-mirip sama harganya Maybelline Super Cushion yang lagi hits. Oh ya kalau kalian udah beli kan otomatis sudah punya case-nya tuh, untuk pembelian selanjutnya cukup dengan beli refill saja dan harganya sekitar 130-160k, sudah terjangkau lah yaw. 

Laneige BB Cushion Pore Control Review
1 paket Laneige: Case+isi+refill
Oh ya, mau saran guys, sehabis menyisihkan uang untuk beli suatu barang (makeup/skincare misalnya) jangan lupa menyisihkan uang juga untuk sedekah #eaaa. Logikanya kalau kita aja mau dan bisa menyisihkan uang untuk keperluan kita, harusnya bisa juga dong menyisihkan uang untuk saudara kita yang kurang beruntung atau bisa juga ke proyek-proyek kebaikan di sekitar kita ^^. 

Unboxing & Packaging

Sebagaimana gw sebutkan sebelumnya kalau beli 1 paket Laneige BB cushion akan mendapatkan case+isi+refill. Nha ini dia penampakannya. Oh ya, ini adalah packaging terbaru dari Laneige BB cushion ya guys. Kalau pas jaman jadul warnanya biru telor bebek yang flat sekarang warnanya silver dan bisa membiaskan cahaya hingga membentuk ilusi pelangi *waiyah 😆. 

Laneige BB Cushion Pore Control Review
Penampakan Saat Membuka Box Laneige BB Cushion
Laneige BB Cushion Pore Control Review
Packaging Laneige BB Cushion yang Elegan
Laneige BB cushion memiliki packaging yang mewah dan elegan, kesannya mahal gitu deh *lah, emang mahal Buu 😅. Selain seri packaging yang umum dan normal ini, Laneige BB Cushion juga seringkali mengeluarkan packaging seri limited edition. Untuk desainnya nggak perlu ditanya lagi deh, cantik cantik semua sista, gw sih paling favorit yang milky way warnanya ungu-ungu berpendar gimana gituu. 

Laneige BB Cushion Pore Control Review
Seri Limited Edition: MilkyWay
Laneige BB Cushion Pore Control Review
Packaging Laneige yang Masih Tersegel Spons-nya
 Sebagaimana bb cushion lain, packaging dari Laneige memiliki desain yang kompak jadi memudahkan untuk dibawa kemana-mana. Didalam casenya sudah terdapat kaca jadi memudahkan kalau mau touch up. Juga terdapat batasan antara tempat puff dengan spons bb cushionnya, sehingga bisa menjaga kehigienisan dari bb cushion. 

Kandungan SPF & Klaim

Dapat dilihat pada boxnya bahwa Laneige BB Cushion sudah dilengapi dengan SPF 50 dan PA+++ yang tentu saja siap menampol efe buruk sinar matahari. Klaim yang diberikan pihak Laneige untuk seri pore controlnya adalah dapat menutup pori-pori wajah selama 12 jam. Nah, apakah klaim ini terbukti? bisa dibaca di bawah ya hehe. Laneige BB cushion pore control ini dilengkapi dengan teknologi "Two-Step Oil Control System" yang katanya sih bisa memaksimalkan kecerahan dan kelembapan kulit dengan dua tahapan lapisan pigmen dengan bubuk mutiara yang halus, pelembap, dan refleksi cahaya 360 derajat yang menyerupai piringan refleksi. Jadi pada intinya seri pore control ini dapat mengurangi produksi minyak berlebih di wajah dengan cara menghidrasi kulit sehingga yang tampil di permukaan kulit adalah hasil riasan yang matte.

 

Puff

Okay point selanjutnya adalah puff. Untuk puffnya sendiri, memiliki warna putih pada sisi untuk tempat jari sedangkan warna biru pada sisi untuk menekan spons bb cushion. Gw sendiri sebenarnya agak kurang suka dengan warna sisi puff yang putih karena mudah untuk kotor, bisa dilihat di gambar gimana bedanya puff cushion gw yang udah coreng moreng dibandingkan sama puff cushion yang masih baru. Ya ini sebenernya masalah buat gw pribadi sih soalnya anaknya pecicilan sampai bb creamnya meleber kemana-mana 😂, kalau untuk yang anaknya kalem nggak neko-neko pasti deh puffnya masih putih bersih. 

Laneige BB Cushion Pore Control Review
Puff Baru vs Puff Lama
Tekstur dari puff-nya lembut banget Gan,  Sis. Menurut gw jauh lebih baik dari puff-nya Missha. Jadi kalau misal gw taruh bb creamnya dengan si puff hasilnya di kulit bisa rata dan lembut gimanaa gitu. Puff ini pun dengan mudahnya mentransferkan bb cushion dari spons ke kulit. Puffnya sendiri pun tidak menyerap produk terlalu banyak sehingga bisa menghemat saat pengaplikasian. Oh ya karena saking enaknya puff punya Laneige ini, bisa digunakan juga untuk aplikasi produk lain misal bedak atau foundation. 

Laneige BB Cushion Pore Control Review
Puff Laneige BB Cushion yang Lembut

 

Spons

Oke selanjutnya kita bahas tentang sponsnya Laneige BB cushion yang punya desain unik yaitu: diamond. Kalau cushion lainnya bentuk sponsnya normal dan flat-flat aja, Laneige ini beda wankawan dia bentuknya bangun datar layang-layang macam diamond gitu deh ceritanya. Jadi makin cantik deh. Poin plus spons dari laneige selain desainnya yang cantik, juga memiliki pori-pori yang besar sehingga memudahkan saat mengambil produk bb cream dari spons, jadi nggak perlu lagi deh kesal akibat nekan-nekan spons gara-gara produk yang keluar dikit. 

Laneige BB Cushion Pore Control Review
Spons Baru vs Spons Lama
Bisa dilihat di gambar gimana bedanya antara spons yang baru dan yang lama. Untuk spons yang baru bisa dilihat masih diselimuti dengan banyak produk bb cream, sedangkan untuk Laneige BB cushion gw yang uda abis, sponsnya udah kesepian nggak ditemani lagi oleh bb creamnya. Oh ya untuk produk BB cushion gw yang abis itu nomor 23N sedangkan yang baru nomor 21N.

Shades

Oke point selanjutnya adalah shades, menurut gw ini penting banget apalagi mayoritas cushion korea kurang ramah shadesnya dengan warna kulit orang tropis. Daaan pemirsaa, sejauh ini shades dari Laneige BB cushion paling cucok buat orang tropis macam kita kita ini. Yeaahh. Hmm, kok bisa begitu? Yah, setelah gw telaah satu persatu cushion-cushion lainnya, shades dari Laneige BB cushion memiliki range dan variasi yang paling banyak. Terbentang dari shades 13 yang paling terang kemudian berlanjut ke 21, 23, 30, 31, 33, 35, sampai 37 yang paling gelap, ditambah di setiap varian shades tersebut dibedakan lagi untuk tipe cool tone (kode: C) dan neutral tone (kode: N). Widii widii, nikmat mana lagi yang engkau dustakan? 

Laneige BB Cushion Pore Control Review

Untuk varian cool tone diperuntukkan untuk kulit yang cool undertone (*yaiyalah 😑)  sedangkan varian neutral tone diperuntukkan untuk kulit yang neutral dan warm undertone. Keberadaan variasi untuk neutral undertone ini merupakan sesuatu yang 'sesuatu banget' secara mayoritas cushion korea shadesnya cenderung cool/pink undertone jadi saat dipakai oleh orang yang kulitnya warm/yellow undertone akan memberikan kesan abu-abu di kulit. Bagaimana kita tahu apakah kulit kita cool atau warm undertone? cara mudahnya bisa melihat warna nadi di tangan kita, apabila warnanya biru maka kulit kita dikategorikan cool/pink undertone, sedangkan apabila warna nadi kita terlihat hijau maka kulit kita termasuk warm/yellow undertone. Lalu bagaimana kalau warna nadinya bercampur baur antara biru dan hijau? nah berarti anda termasuk golongan neutral undertone. 

Laneige BB Cushion Pore Control Review
Panduan Menentukan Undertone Kulit
Untuk gw sendiri,  gw memilih varian netral karena memang kulit gw yellow undertone. Disini gw punya 2 shades yaitu nomor 23N dan 21N. Nah nomor 21N dan 23N cocok banget untuk yang kulitnya kuning langsat sampai yang lebih cerah. Awalnya gw pilih nomor 23N tapi ternyata agak lebih gelap warnanya dari warna kulit wajah, akhirnya setelah 23N habis gw beli lagi nomor 21N dan alhamdulillah cocok warnanya. Kalau menurut gw shades no 23N cocok untuk yang kulitnya kuning langsat ke sawo matang, sedangkan 21N cocok untuk yang kulitnya kuning langsat ke yang lebih cerah lagi. Kesimpulannya cushion laneige ini ramah untuk digunakan orang dengan berbagai macam range warna kulit dari yang paling cerah dan pucat sampai yang hitam. Beuhh, mantap !!

Coverage

Menurut gw coverage dari Laneige ini medium. Klaim menyamarkan porinya gw bilang so so sih, kalau porinya normal sih emang nutupin tapi kalau porinya gede banget ya masih samar-samar kelihatan.  Coveragenya ini juga cukup untuk menutupi complexion wajah yang tidak rata, kemerahan di wajah, dan mata panda. Untuk bekas jerawat yang berwarna hitam, si Laneige ini kurang bisa menutupi full, hanya bisa menyamarkan. Yah kayaknya emang rata-rata produk cushion diciptakan untuk orang yang kulitnya mulus deh 😜 beda sama foundation yang bisa menutupi segala macam bentuk kekurangan wajah. Meskipun begitu, overall gw suka banget sama coveragenya yang pas (nggak kekurangan juga nggak kelebihan). Kalau terlalu high coverage malah bisa ngasih kesan wajah yang palsu banget karena kesannya yang terlalu berat. 

Tekstur

Selanjutnya adalah tekstur dan menurut gw tekstur si Laneige ini benar-benar JUARA cuyy. Dia teksturnya super ringan dan cair gitu, dan saat diaplikasikan ke kulit ada kesan cooling sensationnya. Plus, wanginya ituloh, lembut bangeeet sis. Tekstur dari BB cushion yang ringan bikin berasa nggak pakai apa-apa. Oh ya teksturnya ini juga ajaib gimana gitu, jadi kalau diaplikasikan ke kulit muka kok bisa-bisanya ngeblend dengan baik gitu loh, kalaupun misal ditambah produk lagi dia nggak akan cakey dan bisa mudah diratakan lagi. Saat diaplikasikan ke bagian wajah yang memiliki fine lines atau kerutan (misal di bawah mata atau di garis senyum) pun bisa mengisi dengan baik. 

Laneige BB Cushion Pore Control Review
Swatch di Tangan
Finishing dari bb cushion ini adalah semi-matte jadi kayak kalau misal gw pegang pipi gw setelah pakai ini nggak ada kesan lengket padahal kalau dilihat/ngaca kerasanya di kulit kayak ada glowing-glowing macam pakai higlighter 😱 Bagus bat emang. Meskipun udah semi-matte, gw tetap mengunci bb cushion ini dengan bedak tabur karena maklum ya boo muka berminyak ditambah iklim Indonesia yang panas lembab, bisa bubar jalan nanti kalau nggak dikunci. 

Ketahanan

Untuk ketahanan di wilayah tropis macam Indonesia, pemakaian BB cushion bisa bertahan sekitar 5-6 jam. Akan bertambah lama kalau misal aktivitasnya di ruangan AC apalagi kalau dipakai pas winter *yaiyalah. Oh ya dengan semakin berjalannya waktu, BB cushion ini di kulit akan makin kelihatan glowy dan cenderung sulit terjadi oksidasi (penggelapan warna) , beda banget sama pengalaman gw makai produk tertentu yang malah makin lama makin bikin kesan muka tambah kusam. Kalau gw sih paling pertama hilang pasti di bagian hidung karena memang bagian hidung yang mudah berminyak. 

Kesimpulan

Dari keseluruhan cuap-cuap review gw yang ternyata kok panjang banget ya 😅, Laneige BB cushion ini memiliki banyak kelebihan jadi wajarlah si Laneige mematok harga segitu. Bahkan kalau gw mengamati review bb cushion terbarik menurut para beauty guru, pasti si Laneige BB cushion selalu masuk deh. Jangka waktu penggunaan BB cushion ini juga lama, gw makai ini hampir setiap hari selama 2,5 bulan dan masih belum habis padahal ini hanya pakai isinya saja belum refillnya. Mungkin kalau gw pakai sepaket (isi+refill) bisa jadi habis dalam 6-7 bulan dengan intensitas penggunaan yang sering. Jadi yah 400.000 untuk 6-7 bulan masih worthed lah ya, apalagi dengan kualitas yang topcer😁

Demikian review jujur dari gw, apakah gw akan repurchase? Absolutely yes, dan lagian uda terbukti gw beli lagi 😏
Semoga bermanfaat😊


Jangan lupa untuk cek review Mishha BB Cushion , Rollover Reaction Cushion,  dan produk Laneige lainnya !

Minggu, 20 Mei 2018

Review: Missha M Magic Cushion for Yellow Undertone Skin

Assalamu'alaikum Warrahmatullah Wabarakatuh


Nah, ini adalah review pertama gw terkait ke-Beauty-an karena memang niat awal gw bikin blog sebenarnya buat sharing tentang beauty review baik itu skincare maupun make up 😄. Nah nggak usah cuap-cuap lebih lama lagi, langsung cus ke reviewnya.

Mishha Magic Cushion

Review Missha Magic Cushion
Missha Magic Cushion
Mishha magic cushion ini adalah cushion pertama yang gw beli setelah berkali-kali cek review berbagai macam cushion hingga kemudian jatuhlah pilihan gw ke cushion ini. Cushion ini berasal dari Korea dan bisa dibilang termasuk sesepuh cushion sebelum akhirnya banyak brand mengeluarkan seri cushionnya masing-masing seperti sekarang. Gw beli cushion ini sekitar bulan September 2017 dan cushion ini abis di akhir bulan Februari 2017. Weww lama banget kan? 

Harga : Rp180.000-250.000

Review Missha Magic Cushion
Gratis Refill
Sebelum gw lompat ke reviewnya, gw kasih dulu deh berapa harga cushion ini. Harga ini tergantung dimana tempat kalian beli, klo gw sih waktu itu belinya di online shop Shopee dengan harga sekitar 200-an. Nah harga ini bisa dibilang murah untuk sebuah cushion ya guys, karena dengan 200ribu kalian udah dapet case, isi, refill, dan 2 spons. Tumpeh-tumpeh gitu lah. Misal kalau mau dibandingin sama Maybelline Super Cushion yang sekitar 260.000 dan hanya dapat case+isi+spons, jelas si Mishha ini jauh lebih murah.

Packaging & Puff

Review Missha Magic Cushion
Brown yang Imut-Imut

Dari segi packaging, cushion ini imut banget secara gw pas beli sengaja beli yang edisi Brown Line Friends, jadilah dapetnya yang unyu-unyu ini. Bentuknya juga compact jadi bisa dibawa kemana-kemana. Sebagaimana desain cushion lain, Missha cushion ini terdiri atas kaca; kemudian pembatas antara kaca dan cushion; dan cushion itu sendiri. Gw beberapa kali nggak sengaja menjatuhkan cushion ini, dan Alhamdulillah nggak ada masalah dengan wadahnya, padahal kalau dipikir wadah cushion ini terbuat dari plastik. 

Kandungan

Review Missha Magic Cushion
Saat Cushion dibuka

Terdapat 3 kandungan utama dari Missha M Magic Cushion ini yaitu bamboo water, baobab tree fruit extract, dan witch hazel extracts. Kalau gw baca di website Missha Indonesia, 3 kandungan utama ini memiliki fungsi untuk menghidrasi/melembabkan kulit dan menyegarkan/menenangkan kulit. Jadi bisa dibilang Missha Cushion ini lebih berfokus ke 'melembabkan kulit'. Selain 3 kandungan tersebut, kandungan dari Missha yang gw suka adalah sudah mengandung SPF 50 dan PA +++ yang berguna banget buat melindungi kulit kita dari efek buruk matahari. SPF 50 bisa menghalangi efek buruk sinar UVB yang dapat menyebabkan sunburn dan kulit menghitam sedangkan PA+++ bisa menghalangi efek buruk sinar UVA yang dapat menyebabkan kanker kulit. Meskipun si Missha cushion ini sudah mengandung SPF, kita tetap harus pakai sunscreen dulu karena kandungan suncreen di Missha ini bukanlah kandungan utama jadi efek perlindungannya tidak maksimal. Kalau mau kepo kenapa bisa begini bisa buka channelnya Wayne Goss di Youtube dimana dia membahas mengenai kandungan SPF di kosmetik/make up dan alasan kenapa harus tetap memakai sunscreen terpisah meskipun sudah memakai produk kecantikan/make up yang mengandung sunscreen/SPF.

Tekstur

Review Missha Magic Cushion
BB cream di Sponge-nya
Selanjutnya, gimana tekstur dari Missha Magic Cushion? Teksturnya seperti BB cream, cuman dia agak lebih cair gitu. Karena teksturnya yang cenderung cair, maka lebih mudah diblend ke wajah. Finishing dari cushion ini adalah dewy alias mengkilap-kilap gitu kayak artis Korea. Oh ya, saat kita ngeblend cushion ini ke wajah kalian akan mencium wangi-wangi soft gitu dan ada kesan "ncesss" dingin gitu di kulit. Untuk ngeblend pun nggak harus pakai puff dari Missha, bisa juga menggunakan beauty blender jadi lebih cepat pengaplikasiannya dibandingkan dengan menggunakan puff yang kecil. 

Ada salah satu kekurangan yang gw kurang suka dari tekstur si Mishha ini yaitu teksturnya yang terlalu light/ringan, jadi kalau dilihat dari konsistensinya itu lebih cair kalau dibandingkan dengan bb cream normal. Kenapa gw bandingin sama bb cream? karena pada dasarnya cushion itu adalah bb cream yang dikemas dalam bentuk compact, ya meskipun sebenarnya ada juga cushion yang dasarnya itu foundation sepeti YSL. Karena tekturnya yang terlalu light/ringan/cair ini akan berpengaruh ke coverage dan ketahanan cushion sebagaimana akan gw bahas di poin-poin di bawah. Selain itu, kalau misal kita mengaplikasikan cushion ini ke daerah yang ada lipatannya misalnya ketiak bawah mata atau smile lines maka akan terlihat seperti pecah-pecah atau retak. Ya jadi secara estetika kurang bagus. 

Shades

Nah ini penting untuk dibahas. Kekurangan lain dari mishha magic cushion menurut gw adalah terbatasnya shades yaitu cuman ada shades no 21 dan 23. Nomor 21 yang paling terang sedangkan no 23 yang paling gelap. Yah, karena gw sadar diri kalau kulit gw nggak seputih mbak-mbak Korea, gw pun milih shades no 23. Sekedar info, kulit gw punya undertone kuning dan yah kata orang-orang kulit gw bisa dibilang termasuk cerah. Namun ternyata ee ternyata, shades no 23 tetap lebih cerah dari kulit gw 😱. Mungkin lebih tepatnya bukan 'lebih cerah' ya tapi salah 'undertone'. Untuk shades no 23 ini undertone-nya pink sedangkan kulit gw undertone-nya kuning. Jadi kalau abis make Missha Magic Cushion, wajah gw terlihat berwarna "putih abu-abu pink" beda banget sama leher gw yang warnanya kuning. Hadeuuh. Dan setelah gw search baik itu di youtube maupun di blog-blog, ternyata emang mayoritas cushion korea itu undertone-nya pink, jadi yah kurang cocok sama gw dan manusia-manusia lain yang punya undertone kuning. 


Sebenarnya masalah perbedaan undertone ini bisa diakali dengan penimpaan bedak yang ber-undertone kuning atau penambahan contouring. Cuman ya karena gw bukan tipe yang pake make up full set bersama contour dkk, jadi maunya yang instan yang udah undertone kuning dari sananya. Biasanya gw abis pake Missha cushion, gw timpa pake loose powder yang translucent (tidak berwarna) kayak zero sebum-nya Etude House atau bedak bayi, jadi masih meninggalkan kesan "putih abu-abu pink" di muka gw.

Coverage

Oke, poin selanjutnya untuk dinilai adalah coverage. Untuk masalah coverage, cushion ini bisa dibilang lumayan, untuk menutupi kemerah-merahan di wajah dijamin bisa dicover dengan baik namun untuk kasus bekas jerawat yang hitam, dengan pemakaian cushion ini masih samar-samar kelihatan bekas jerawatnya sehingga masih perlu bantuan concealer. Bisa dibilang coverage-nya medium. Lalu bagaimana dengan coverage terhadap mata panda? Untuk kasus mata panda ini tergantung jenis mata panda kalian seperti apa, untuk mata panda yang berwarna coklat muda, abu-abu putih, oranye, kemungkinan besar masih bisa dicover oleh cushion ini. Namun, untuk kasus mata panda yang hitam atau coklat tua, apabila hanya mengcover menggunakan cuhsion ini saja akan meninggalkan warna abu-abu pada bagian mata panda yang ditimpa cushion. Dan memang menurut gw, sangat wajar untuk kasus mata panda yang kayak gitu (coklat tua atau hitam) lebih baik dikoreksi dulu dengan color corrector baru setelah itu ditimpa dengan cushion atau concealer sehingga menghasilkan hasil yang lebih alami (tidak tampak abu-abu). 

Ketahanan

Selanjutnya adalah ketahanan. Nah sebagaimana udah gw bilang sebelumnya kalau cushion ini punya finishing yang dewy dan kebetulan kulit gw berminyak, jadinya cushion ini kurang bertahan lama 😓. Sekitar 3 jam udah mulai luntur gitu, bahkan sebelnya karena bagian wajah yang paling berminyak adalah di bagian hidung, maka cushionnya hanya luntur di bagian hidung padahal baru 3 jam pakai. Sedih deh. Jadi kelihatan belang gitu pas cushion di hidung luntur secara hidung gw yang tone warnanya kuning bertemu dengan pipi bewarna ke abu-abuan akibat pakai cushion. Hmm mungkin cushion ini lebih bagus untuk yang kulitnya normal-kering kali ya jadi tidak mudah luntur.

Repurchase?

Hmmm sayangnya tidak. Mungkin akan cari cushion lain yang lebih cocok dengan kulit berminyak dan sesuai dengan undertone kulit gw yang kuning.


*Update
Untuk yang ingin lihat bagaimana review Laneige BB Cushion pore control bisa klik disini

Rabu, 25 April 2018

Kenapa Mudah Kesetrum Saat Musim Dingin?

Sering tiba-tiba tersengat listrik saat menutup pintu? 
atau saat memegang gagang tangga?
Atau malah, jangan-jangan teman kalian ikut kesetrum saat menyentuh tubuh kalian?

Trus gimana cara menghindarinya?


Tenang saudara-saudara !
Anda tidak hanya mengalami peristiwa itu sendirian, sayapun sudah khatam dengan per-setrum-an 😂
Tenang saja, peristiwa seperti ini bukan berarti kalian punya kekuatan super, peristiwa ini bisa dijelaskan secara ilmiah. Duileh.
Penasaran bagaimana? Cekidot !!

Listrik Statis

Nah sebelum kita mulai, marilah kita berkenalan dahulu dengan listrik statis karena listrik statis inilah yang membuat kalian kesetrum/tersengat listrik. Listrik statis sendiri mengacu pada muatan listrik yang terdapat pada permukaan suatu benda dan sifat dari muatan listrik ini adalah 'buildable' alias bisa nambah-nambah terus jumlah muatan listriknya. Hmm bagaimana bisa muatan listrik terus bertambah? Nah apabila permukaan tadi yang memiliki muatan listrik bertemu dengan sesama insulator maka yang terjadi adalah keduanya makin bertambah muatan, yang satu makin positif muatannya, yang satu makin negatif. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat di gambar di bawah ini.

Electric Shock in Winter
Gambaran Listrik Statis di antara Insulator

Nah gambaran lebih jelasnya bisa dilihat di gambar di atas dimana saat 2 insulator berkontak (digosok-gosok) yaitu kain dan batang plastik maka yang terjadi adalah kain menyumbangkan elektronnya ke batang plastik. Karena kehilangan elektron (muatan negatif) maka kain menjadi bermuatan positif sedangkan karena platik menerima elektron membuatnya bermuatan negatif. Oh, ya, insulator itu adalah benda-benda yang tidak dapat menghantarkan listrik ya guys. 

Electric Shock in Winter
Deg-Degan pas Mau Buka Pintu 😱

Nah, analoginya sama juga dengan kenapa tubuh kita bisa bermuatan listrik. Jadi kontak/gesekan antara tubuh kita dengan baju/sepatu/selimut yang merupakan insulator menyebabkan penumpukan muatan listrik yang siap untuk 'menyetrum' kita kapanpun. Hmm bagaimana muatan listrik tersebut bisa menyetrum? Ini dia yang ditunggu-tunggu, saat tubuh kita yang sudah dipenuhi dengan muatan listrik kemudian bertemu dengan bahan yang bersifat konduktor seperti logam, gagang pintu, gagang tangga, pintu lift, dan kawan-kawannya; maka yang terjadi kemudian adalah loncatan muatan dari tubuh kita ke konduktor yang menyebabkan perasaan kesetrum. Makin besar muatan yang sudah kita simpan, maka makin terasa-lah 'kesetrum'nya. Disini gw udah pengalaman kesetrum mulai dari bunyi kesetrum yang cuman 'tik' hingga yang 'cetak' 'pletak' sampai-sampai orang seruangan kaget denger bunyi tangan gw yang kesetrum karena saking kerasnya 😑

Electric Shock in Winter
All about Static Electricity

Hal ini pun mengakibatkan gw suka ketakutan kalau mau buka pintu dan selalu menyediakan waktu sekian detik sebelum buka pintu untuk menyiapkan diri menghadapi kejutan listrik 😅. Pengalaman gw selama kesetrum tidak cuman berhenti saat megang benda-benda berbau besi, melainkan temen gw pun suka ikut-ikutan kesetrum klo nggak sengaja dia nyentuh tangan gw atau ya emang dia sengaja mau nyentuh tangan gw biar gandengan gitu ekekekek tapi yang terjadi kemudian dia malah kesetrum 😆. Hal annoying lainnya adalah saat gw mau menyisir rambut, habis disisir bukannya makin rapi tapi malah makin mengembang berdiri kayak singa. Yah, mungkin dari kalian ada yang inget dengan praktikum listrik statis entah pas SD atau pas SMP dimana kita menggosok-gosokkan penggaris/sisir ke rambut/potongan kertas; dan yang terjadi kemudian adalah rambut/potongan kertas tersebut terangkat mendekati penggaris/sisir. Pas dulu gw praktikum jaman sekolah, gw gagal membuat rambut gw untuk berdiri sehabis digosok sama penggaris, ya mungkin penyebabnya rambut gw terlalu lepek secara masih anak-anak yang suka panas-panasan. Dan sekarang yang terjadi kebalikannya: rambut gw berdiri. 

Musim Dingin = Kelembaban Udara Rendah = Udara Kering

Electric Shock in Winter
Musim Dingin di Tokyo
Nah, meskipun sebenarnya peristiwa tersetrum/tersengat listrik ini bisa terjadi kapan saja, namun saat musim dingin probabilitasnya makin tinggi. Hmmm, kenapa ya? Ternyata o ternyata, udara juga merupakan insulator dan makin kering udara tersebut maka makin kuat sifat insulatornya. Saat musim dingin, udara akan memiliki tingat kelembaban yang rendah sehingga mengakibatkan udara tersebut kering. Nah menurut yang gw baca, udara kering itu sifat insulatornya makin tinggi karena jumlah air yang terkandung di udara sedikit sehingga menghalangi elektron untuk berpindah tempat. Ditambah penggunaan heater di ruangan yang makin membuat udara makin kering. Beuhh mantap udah plus plus dah muatannya.

Sedangkan pada udara macam di Indonesia negara tropis dengan kelembaban udaranya tinggi yang berarti ada banyak kandungan air di udara sehingga elektron mudah berpindah dan mencegah terjadinya penumpukan elektron di suatu tempat misal di tubuh kita. Oleh karena itu, pada udara yang dingin, muatan elektron di tubuh kita sulit untuk berpindah sehingga makin lama makin menumpuklah muatan dan saat kita menyentuh konduktor terjadilah "PLETAKK !!" kesetrum. Yeeeahhh 😜

Electric Shock in Winter
Winter Outfits juga  Bisa Menyebabkan Kesetrum
Faktor lain yang menyebabkan peristiwa kesetrum makin menjadi-jadi saat musim dingin adalah pemakaian OUTFIT. Iya sih, kalau pas musim dingin enaknya pakai sweater, mantel, syal, kaos kaki wol, rajutan, dan segala yang berbulu-bulu; padahal justru outfit seperti itulah yang makin membuat penumpukan muatan makin menjadi-jadi. Nah terus pakai apa dong kalau winter? Baca Tipsnya di bawah yaw 😄

Bagaimana Menghindarinya

Berikut gw bagikan tips & trick bagaimana menghindari atau setidaknya me-minimalisir peristiwa kesetrum ini.
1. Pasang Humidifier
Ini dia bray tips yang pertama. Sebagaimana telah gw paparkan bahwa pada udara dingin memiliki tingkat kelembaban yang rendah yang kemudian makin meningkatkan sifat insulatornya. Oleh karena itu, dengan memasang humidifier bisa meningkatkan kelembaban udara sehingga bisa mengurangi kekuatan sifat insulator dari udara. 

2. Ganti Pakaian berbahan Wol/Rajut/Nilon/Polyester dengan KATUN
Tips selanjutnya adalah seberusaha mungkin mengganti bahan pakaian kalian dengan bahan katun. Yah meskipun bahan katun dengan bahan seperti wol, rajut, nilon, polyester; adalah sama-sama insulator, namun bahan katun memiliki sifat insulator yang lebih lemah bahkan cenderung netral dibanding jenis bahan-bahan tersebut sehingga bisa meminimalisir dampak kesetrum, at least mengurangi tegangan listriknya. Nah sebenarnya kalau yang ini gw agak kurang nurut sih, karena biasanya sweater atau rajutan secara penampilan terlihat lebih OK dibanding katun, kesannya unyu-unyu gimana gitu. #plakk. Secara kapan lagi bisa pakai sweater/rajutan unyu kalau nggak pas musim dingin hehehe. Jadi ya poin ini tergantung prioritas kalian mana yang lebih utama, penampilan atau kesehatan mental 😂

3. Pakailah Alas Kaki berbahan Kulit
Electric Shock in Winter
Usahakan pakai alas kaki berbahan kulit
Nah ini dia juga salah satu faktor penentu. Di pasaran ada berbagai macam bahan untuk alas kaki winter misalnya suede, rubber, leather/kulit, dan lain-lain. Pada alas kaki yang berbahan insulator, gesekan antara badan dengan alas kaki atau gesekan antara alas kaki dengan karpet berbahan wol semakin membuat penumpukan muatan makin menjadi-jadi. Untuk me-minimalisir kejutan listrik, bisa digunakan alas kaki berbahan kulit sehingga bisa mengurangi penumpukan muatan di kaki.

4. Peganglah Benda Besi Terus Menerus
What??? Pegang benda besi terus menerus? Kesetrum dong? 😱 Oke ini memang terdengarnya aneh si guys, tapi harus kita bedakan terlebih dahulu antara "memegang benda besi tiba-tiba setelah selama beberapa waktu tidak memegang benda besi" dengan "memegang benda besi terus menerus". Pada kasus pertama wajar apabila kalian kesetrum, karena pada tubuh kalian sudah terkumpul muatan kemudian menyentuh besi sebagai konduktor sehingga terasa kesetrum. Namun, di kasus kedua, karena kalian memegang benda besi terus menerus maka tidak terjadi penumpukan muatan/elektron sehingga dapat mencegah terjadinya electric shock alias kesetrum.

5. Nyeker
Tips terakhir dari gw adalah "nyeker" alias tidak memakai alas kaki. Hmm kok bisa? Jadi dengan kita nyeker, maka bagian kaki kita akan menyentuh lantai/ground/bumi sehingga muatan yang ada dalam tubuh kita akan disalurkan ke bumi sehingga tubuh kita kembali netral. Nah untuk prinsipnya mungkin kalian ingat pelajaran jaman SD/SMP dimana ada istilah "electricity grounding" dimana dalam sistem perlistrikan kita selalu menghubungkan perabot listrik ke tanah gunanya apabila ada kelebihan tegangan listrik bisa disalurkan ke tanah/bumi/ground sehingga lebih aman. Jadi tips ini bisa dicoba misal mau memegang gagang pintu, bisa sambil melepas alas kaki dulu hehehe jadi biar listriknya disalurkan ke ground/tanah.


Nah itu dia sharing beserta tips gw tentang Kesetrum saat musim dingin. Moga bisa bermanfaat buat kalian para pembaca budiman.Sampai jumpa di post-post gw selanjutnya. 😁



Salam Hangat,

-ceasafira-
Mahasiswa yang sedang berjuang menulis skripsi tapi karena muak, 
memilih untuk membuat artikel tentang kesetrum 😋