Sabtu, 18 Mei 2019

Review Peeling Gel: A Mild Physical Exfoliator for Your Skin

Assalamu'alaikum Warrahmatullah Wabarakatuh



Ya ya ya, setelah sekian lama tidak menulis karena kesibukan *cielah, akhirnya kembali lagi untuk mereview salah satu jenis produk kecantikan yaitu "peeling gel". Hmm apa sih peeling gel itu? Oke dari namanya sudah bisa dikira-kira ya: Peeling artinya mengelupas/pengelupasan; Gel artinya ya Gel. Jadi peeling gel adalah suatu sediaan berbentuk gel yang berfungsi untuk peeling/pengelupasan kulit. Nah peeling gel ini merupakah salah satu jenis eksfoliator lebih tepatnya physical exfoliator (gw berjanji akan membuat post tentang eksfoliator dan jenis-jenisnya, semoga terhindar dari kemalasanπŸ˜†).


Rose Peeling Jelly

Peeling gel yang akan gw bahas adalah peeling gel yang berasal dari Jepang yaitu Rose Peeling Jelly. Ini dia penampakannya pemirsah, mohon maaf kalau kelihatan buluk ya, tolong dimaklumi karena produk ini sudah ngendon di kamar saya selama sekitar 1 tahun (dan masih belum habis). 

Kemasan Rose Peeling Jelly yang masih baru
Oke sebelum gw lanjut, gw mau sedikit menceritakan alasan kenapa gw membeli produk ini. Jadi saat di Jepang, gw cari-cari info tentang Beauty Products apa saja yang wajib dibeli saat di Jepang, salah satu produk yang direkomendasikan adalah Cure Natural Aqua Peeling Gel karena keampuhannya untuk menghempaskan kulit-kulit mati di kulit sehingga kulit pun bisa bersih, bersinar, dan berseri *lebay detected. Hebatnya lagi, produk ini mengklaim sebagai produk eksfoliator nomor 1 di Jepang dan dipastikan terjual 1 setiap 12 detik. Weleh deleh siapa coba yang nggak ngiler buat beli. 


Hasil gambar untuk cure natural aqua peeling gel
Cure Natural Aqua Gel
Nah sayangnya saat gw menemukan produk ini di toko, gw langsung amsyong lihat harganya, 2000 yen booo 😱, itu kayak sekitar Rp 250.000,00 untuk ukuran 250 mL, belum termasuk PPN 15%. 2000 yen daripada buat beli peeling gel mending buat makan 2 hari, atau kalau masak sendiri bisa buat 1 minggu *kasian amat πŸ˜†. Yah harap dimaklumi waktu itu gw masih mahasiswa jadi belum menghasilkan duit sendiri haha. Padahal kalau dipikir-pikir sekarang, harga segitu termasuk terjangkau untuk ukuran sebanyak 250 mL, dan setelah gw cek di Indonesia si Cure Gel ini kebanyakan dijual di range 350.000-450.000. Nah lho, nyesel kan? Oke, tidak terus tenggelam dalam kesedihan & ketidakmampuan membeli si Cure Natural Aqua Peeling Gel, gw pun mencari alternatif peeling gel lain yang lebih murah, dan taraaaaa tertujulah mata gw kepada si Rose Peeling Jelly ini. Gw pun tetap bisa merasakan bagaimana efek dan manfaat memakai peeling gel, tentunya dengan harga yang lebih murah. Wah gw sampai nggak sadar kalau untuk sekedar cerita alasan membeli produk aja, gw udah nulis sepanjang ini  😐 (maklum orangnya cerewet), oke tanpa kebanyakan cincong langsung aja next ke poin selanjutnya ->>>>>


Harga & Packaging

Harga si Rose Peeling Jelly ini sekitar 700 yen atau sekitar Rp 90.000,00 untuk isi 320 mL, beuhh untuk volume segede itu tentunya murah banget kan, Guys? 

Dilengkapi Pump
Produk ini sendiri terbuat dari botol plastik bening dengan dilengkapi pump di bagian atasnya untuk mengeluarkan produk, jadi mempermudah saat mengeluarkan produk dan bisa dipastikan higienis. Yah memang kalau gw amati, produk-produk skincare Jepang itu kebanyakan berbentuk pump entah itu sabun mandi, sabun muka, cleansing oil, toner, lotion, dll.

Keterangan di belakang kemasan
Di bagian belakang kemasan terdapat keterangan tentang produk yang sayangnya gw nggak bisa baca sama sekali πŸ˜‰. Secara keseluruhan, packaging produk ini bagus, gw rasa kekurangannya hanya satu yaitu ukuran produk yang lumayan besar (maklum 320 mL) sehingga menyusahkan untuk dibawa saat travelling.



Texture Produk & Cara Pemakaian

Sebagaimana namanya, produk ini berbentuk gel, lebih tepatnya gel transparan dengan sedikit hint kekuningan. 

Si Jelly

Untuk mengaplikasikan ke wajah, gw ambil sekitar 2 pump kemudian dioleskan ke seluruh muka dan leher, kemudian tunggu sekitar 30 detik dan gosoklah sempai dihasilkan "bulir-bulir". Sebagaimana produk eksfoliator lainnya, produk ini berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati, komedo, dan kotoran-kotoran di wajah.

Di awal judul post sudah gw sebutkan bahwa produk peeling gel ini dikategorikan sebagai mild physical exfoliator, hmm kenapa bisa seperti itu ya? Oke, jika kalian membayangkan physical exfoliator maka mungkin kalian membayangkan butiran-butiran seperti scrub, contoh produknya di pasaran seperti St Ives Apricot Scrub, Laneige Peeling Mask, Skinfood Black Sugar Mask, dll. Meskipun produk-produk tersebut sudah didesain agar tetap "lembut" saat kontak dengan kulit, namun tetap saja masih ada orang yang tetap merasa produk tersebut terlalu "harsh" apabila diaplikasikan di kulit. Nah dari situlah peeling gel ini muncul, kenapa dinamakan "mild"? ya karena peeling gel ini lembut dan hampir tidak ada kemungkinan "menggilas" kulit terlalu kesar saat kita menggunakannya, jadi bisa menjadi opsi bagi mereka yang kulitnya sensitif namun tetap ingin mengeksfoliasi kulitnya.

Bulir-bulir
Setelah kita menggosok-gosokkan produk ini di muka sekitar 2-3 menit, bisa dilihat pada "bulir-bulir" yang dihasilkan yang berwarna gelap. Bulir-bulir ini sendiri sebenarnya berasal dari produk si gel yang kemudian akan mengikat kotoran, kulit mati, dan komedo yang ada wajah. Warna coklat pada bulir-bulir tersebut menandakan kotoran yang berhasil diambil. Nah saat gw menggunakan produk ini, warna coklat yang dihasilkan pun bervariasi tergantung seberapa kotor wajah kita πŸ˜†. Untuk produk physical exfoliator sendiri setidaknya digunakan 1 minggu sekali, namun karena gw orangnya terlalu malas jadilah 2-3 minggu sekali πŸ˜†. 


Kesimpulan dan Review Pemakaian

Secara keseluruhan gw puas dengan produk peeling gel ini untuk mengeksfoliasi kulit. Setelah proses eksfoliasi, gw merasa kulit gw jadi makin bersih dan cerah, itu berarti produk ini berhasil mengangkat kulit mati dan kotoran. Selain itu, tekstur kulit pun terasa lebih lembut. Pendapat ini tidak hanya dari gw aja, teman-teman dekat gw yang pernah mencoba produk ini juga memiliki pendapat yang sama, bahkan mereka suka memanfaatkan kesempatan untuk memakai produk peeling gel ini saat mampir ke kosan gw πŸ˜†, Kekurangannya produk ini sulit ditemui di Indonesia, bahkan di Jepang pun merk peeling gel ini bukanlah merk papan atas seperti si Cure, jadi ya agak sulit kalau mau beli lagi. 

Apakah dengan memakai peeling gel ini gw kemudian tidak membutuhkan produk eksfoliator lain? Jawabannya tidak, karena gw masih butuh dengan tambahan menggunakan chemical exfoliator. Lho kenapa? Ya meskipun produk ini bagus, karena sifatnya yang mild/lembut gw beranggapan bahwa produk ini kurang bisa secara tuntas untuk mengeksfoliasi kulit gw. Gw masih merasa bahwa kemungkinan masih ada sisa-sisa kotoran di pori-pori gw hahaha, *haiya, bilang aja kalau emang mau beli eksfoliator lagi πŸ˜†. Ya sebenarnya nggak hanya itu aja sih, setelah gw baca-baca berbagai sumber dan artikel, gw mendapati bahwa chemical exfoliator itu penting juga untuk membersihkan kulit secara lebih dalam dan tuntas, sehingga bisa membantu kulit menjadi lebih halus dan kinclong. 

Apakah gw akan repurchase si Rose Peeling Jelly ini? Hmm sayangnya tidak, saat produknya sudah habis, gw akan lebih penasaran untuk membeli Cure Aqua Natural Gel aja πŸ˜…


Oke itu dia, cuap-cuap gw tentang peeling gel. Semoga informasinya bermanfaat ya.
Sampai jumpa di post berikutnya :D


Wassalamu'alaikum Warrahmatullah Wabarakatuh

Rabu, 08 Mei 2019

Pengalaman Ditipu Modus Beli Mobil Bekas & Keribetan Mengurus Birokrasi (Part 2)

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh



Haiii setelah sebelumnya gw cerita awal mula dan bagaimana gw ditipu (Baca Part 1), di post lanjutan ini gw mau lanjut cerita tentang gimana usaha gw mengurus segala keribetan pengaduan kasus penipuan ini. Ya, sebenarnya gw sudah nggak mood untuk cerita ini lagi karena gw uda merasa ikhlas aja gitu, tapi karena gw berfikir sepertinya pengalaman ini akan berguna klo dishare (siapa tahu ada yang butuh informasinya), jadilah gw memutuskan untuk tetap ngeshare. Nah apa saja usaha yang gw lakukan? Ini dia!

Menelpon Call Centre Mandiri

Sebagaimana gw bilang di post sebelumnya, bahwa hal pertama yang gw lakukan saat sampai kosan adalah segera menelpon call centre Mandiri  14000 dan curhat panjang kali lebar ke mas CSnya. Mas CSny pun ngasih tahu gw kalau yah gw habis ditipu. Disitu gw tanya kira-kira prosedur apa yang harus gw tempuh. Kata Masnya karena proses terjadinya transfer adalah beda bank (Mandiri ke BNI) maka masalah ini pun harus diselesaikan di 2 bank. Dimana gw harus membuat laporan terlebih dahulu ke Mandiri dengan berbekal surat dari kepolisian, kemudian dari pihak Bank Mandiri akan menghubungi pihak Bank BNI untuk memblokir akun penipu tersebut dan melakukan tindakan seperlunya. 

Menelpon Call Centre BNI

Oke setelah dapat info dari call centre Mandiri, gw lanjut menghubungi call centre BNI 1500046. Info serupa pun gw dapatkan sebagaimana telfon ke cal centre BNI sebelumnya. Yasudah karena berhubung sudah malam (tengah malam lebih tepatnya), gw memutuskan untuk mengurus segala sesuatu esok paginya.

Membuat Laporan Polisi ke Kapolsek


Pagi-pagi sekitar jam 7 gw pergi ke kantor kapolsek. Nah meskipun jam kerjanya masih jam 8, tapi khusus untuk layanan pengaduan masyarakat buka 24 jam. Saat pertama kali sampai di kapolsek, gw disambut oleh bapak-bapak dan menanyai singkat apa yang ingin gw lakukan disitu. Ya sudah gw cerita singkat tentang kasus penipuan yang gw alamin. Bapaknya sempat nanya berapa kerugian yang gw alamin, gw sebut angkanya, disitu si Bapak sempat bilang klo kasus kehilangannya kurang dari 1 juta tidak diproses. Oke alhamdulillah, gw lulus test pertama.

Selanjutnya gw diarahkan untuk membuat laporan. Nah disini ada 2 pilihan laporan, yaitu laporan polisi dimana klo kita memilih opsi ini maka akan ditindaklanjuti oleh polisi dalam hal ini polisi akan berusaha menangkap korban. Disini Pak Polisi menjelaskan klo pilihan ini lumayan ribet, karena butuh kerjasama antara polda dengan BI untuk mendapatkan data pelaku dll, ada kemungkinan semua saksi yang terlibat bakal dipanggil untuk wawancara (si Bapak nanyain apakah keluarga gw mau kalau tiba-tiba diundang buat datang ke Jakarta untuk wawancara), prosesnya lama memakan waktu, bahkan menurut pengalaman korban penipuan macam gw biasanya nggak ambil opsi ini. Yah, intinya seakan-akan si Bapak Polisi bilang "jangan pilih opsi ini" πŸ˜….

Lalu apa opsi kedua? nah opsi kedua ini hanya sekedar membuat surat kehilangan yang kemudian diserahkan ke Bank. Di opsi ini polisi tidak akan menindaklanjuti kasus (tidak menangkap penipu). Kata bapaknya, kebanyakan korban penipuan memilih opsi ini karena mereka tidak mau ribet.

Apa keputusan gw? Gw pilih opsi pertama. Ya gw tahu gw merasa diintimidasi dengan cara si Bapak jelasin opsi-opsi ke gw dan berusaha nakut-nakutin gw biar nggak ambil opsi pertama. Gw pingin komplotan pelaku itu ketangkep aja, biar kapok dan nggak ada lagi kasus kayak gini. Gw sempat berpikir, klo ternyata selama ini korban kebanyakan milih opsi ke 2, ya jangan heran klo komplotan pelaku penipuan akan selalu ada bahkan bisa aja terus bertambah πŸ˜’.

Oke setelah kekeuh memilih opsi pertama, si Bapak Polisi kembali mengingatkan gw bahwa nggak ada jaminan gw bakal dapat duit gw balik karena itu urusan bank, wewenang polisi adalang menangkap pelaku. Gw pun selanjutnya diarahkan untuk membuat laporan polisi (menceritakan kronologi, memberikan barang bukti).


Setelah laporan polisi selesai, gw diminta untuk menemui bapak Ajun Inspektur (maaf gw lupa pangkatnya) di lantai 3. Si Bapak baca laporan polisi gw, dia bilang ke gw buat balik 2 hari lagi ke dia buat ngasih info tentang alamat si pelaku berdasarkan no rekening dia. Yap, gw diminta untuk minta data tersebut ke bank. Okelah dari situ gw pamit dan meluncur menuju Bank Mandiri.


Mendatangi CS Bank Mandiri

Sampailah gw di Bank Mandiri, dan gw jadi nasabah pertama disitu karena kebetulan masih jam 8 pagi. Gw kasih tunjuk laporan polisi dan cerita semua kronologis ke mbak CSnya, gw pun dibikinkan surat pengaduan. Si Mbak CS bilang dari Bank Mandiri nggak bisa berbuat apa-apa karena rekening pelaku adalah rekening BNI (beda bank) jadi nggak bisa langsung blokir gitu. Tapi dari Mandirinya sudah meneruskan pengaduan gw ke Mandiri pusat untuk selanjutnya akan diinformasikan ke BNI. Si Mbak CS bilang biar abis ini gw ke Bank BNI untuk minta diblokir akunnya si pelaku, karena masih ada kemungkinan duit gw masih disitu jadi bisa terselamatkan. Oke setelah gw sekalian mengganti kartu ATM di Mandiri, gw pun melanjutkan perjalanan gw ke Bank BNI


Mendatangi CS Bank BNI

Di Bank BNI, gw sekali lagi cerita kronologis kejadian penipuan yang gw alamin, sambil menunjukkan dokumen laporan polisi dan surat pengaduan dari Bank Mandiri. Gw pun cerita juga klo gw diminta sama Pak Polisi buat minta data alamat nasabah dari rekening pelaku. Disitu Mbak CSnya bilang klo mereka sama sekali nggak bisa berbuat apa-apa. Langsung syok dong gueee. Si Mbak bilang harus ngikutin SOPnya, dimana karena rekening gw mandiri maka Bank BNI harus nunggu laporan dari Bank Mandiri dulu baru bisa nutup/blokir si akun rekening pelaku. Bank BNI nggak mau ngasih data pelaku atau blokir akun pelaku meskipun gw berbekal surat polisi dan surat pengaduan dari Mandiri. Innalillahiiiiiii 😭. Yah saat itu gw langsung lemes, gw nggak nyangka mekanismenya seribet itu. Rasanya kayak lu dilempar kesana kemari tanpa kejelasan. Menurut Mbak CSnya pun kalau mau dapat alamat pelaku buat nangkap dia, harus pihak polisi sendiri yang berkoordinasi dengan Bank BNI. Ya Allah, ribetnyaaaaa

Ya meskipun sebagaimana gw bilang klo gw tuh udah ikhlas masalah duitnya, tapi denger cerita mbak CSnya tentang mekanisme yang super ribet itu, gw nggak terima. Gw tanya dong, kalau prosesnya selama itu bukannya malah kemungkinan besar duit gw di rekening dia udah nggak ada? Either ditarik cash ama si pelaku atau di transfer ke rekening lain. Mbak CSnya cuman diam. Terus gw tanya dong, klo duit gw udah nggak ada di rekening pelaku berarti duit gw nggak bisa balik? Mbaknya jawab "Iya". Gw tanya lagi "Misal nih duit gw di rekening pelaku, udah dipindah/transfer ke rekening lain, apakah gw masih bisa mendapatkan duit gw balik?". Si Mbak jawab "Enggak bisa, karena udah diluar wewenang, rekening yang diproses adalah hanya rekening yang dilaporkan".

Ya Allah gw denger itu, gw langsung spontan bilang ke Mbaknya "Ya Allah, Mbak, klo kayak gitu ya nggak heran klo pelaku penipuan masih terus ada bahkan terus bertambah, karena ya mekanisme buat balikin duit nasabah yang hilang seribet ini, mekanisme buat nangkap pelaku juga seribet ini. Saya nggak heran juga klo banyak korban yang akhirnya mengikhlaskan duitnya karena malas menjalani mekanisme seribet ini. Nggak cuman pelaku penipuan, pelaku korupsi ya bakal makin banyak karena data mereka sendiri pun dilindungin sama Bank, susah buat ngetrack histori transaksi mereka". Mbaknya nenangin gw dan bilang ada kok yang duitnya balik. Tapi yah poinnya bukan itu menurut gw, poinnya adalah betapa mekanisme dan birokrasi yang diciptakan ini sangatlah ribet. Gimana usaha penipuan mau berhenti, klo bahkan sistem yang ada sekarang menguntungkan mereka. Ya Allah....

Gw seketika inget cerita salah satu pegawai KPK saat gw ngikutin seminar anti korupsi, klo untuk menangkap pelaku korupsi itu cara yang paling memungkinkan adalah dengan OTT (operasi tangkap tangan) karena pelaku dan barang bukti didapat saat itu juga; sedangkan untuk ngetrack history transaksi mereka sangatlah susah apalagi Bank sudah memiliki SOP untuk tidak membocorkan data nasabah apalagi statusnya masih berupa "terduga". 

Ya ya ya, di momen itu gw udah males ngomong sama Mbaknya lagi, gw langsung nyelonong pulang tanpa pamit. Gw tahu kesannya seperti gw kekanak-kanakkan dan baper; tapi gw memutuskan untuk langsung pulang karena air mata gw udah diujung alias tinggal tumpah. Daripada malu nangis depan mbaknya, mending gw pulang aja. Gw nggak tahu kenapa gw nangis, yang jelas bukan karena kemungkinan besar gw bakal nggak dapat duitnya balik. Mungkin gw menangis karena di momen itu gw melakukan segalanya sendirian, dan malah diakhir didapatin kabar klo mekanisme penangkapan pelaku & pemblokiran akunnya seribet itu, rasanya kayak usaha ini sia-sia πŸ˜“. Gw menyesal gw udah ngomelin mbaknya, padahal kan mbaknya nggak salah apa-apa. Gw juga menyesal udah mengungkapkan kekesalan gw ke Mbaknya. Maaf, ya Mbak 😫

Cuap Cuap Terakhir

Oke setelah adegan tangis-menangis, gw tetap mau mengingatkan sekali lagi kalau kalian harus waspada dengan segala bentuk penipuan. Berikutnya tentu gw akan mengupdate lanjutan cerita ini, apakah pelaku tertangkap? Apakah duit gw bisa kembali?
Ya semoga tulisan gw bermanfaat buat kalian. Mohon maaf kalau gw selalu panjang lebar klo nulis, ya mohon dimaklumi gw memang aslinya cerewet. Hahaha.

Bye Bye!! See You Next Post!



Pengalaman Ditipu Modus Beli Mobil Bekas & Keribetan Mengurus Birokrasi (Part 1)

Assalamu'alaikum Warrohmatullah Wabarakatuh


Haiii semuanya!!!!
Kali ini gw mau cerita pengalaman yang menyedihkan yang baru saja terjadi tadi malam. Yak, tadi malam gw barusan menjadi korban penipuan via telepon yang entah gimana caranya kok gw bisa dengan begonya malah mentransfer sejumlah uang ke dia, & nurut semua yang dia omongin via telepon. Gw juga mau cerita tentang segala kerumitan birokrasi yang harus gw tempuh baik ke polisi maupun ke bank untuk mendapatkan kembali uang gw. Gw harap dengan menshare ini bisa menjadi pelajaran untuk yang lain, agar lebih berhati-hati.


Awal Mula: Modus Bayar DP Mobil dan Ngaku-Ngaku Sudah Transfer

Oke gw mau ceritakan bagaimana latar belakang masalahnya. Bermula dari ortu gw yang jual mobil dan masang iklannya di OLX. Nah, di iklan itu, yang jadi CP-nya adalah adek gw, terus ada seseorang yang sms adek gw, katanya dia tertarik buat beli mobil dan rencana mau DP 3.000.000 dulu, diapun meminta dikirimin no rekening. Ini dia screenshot percakapannya, gw sebar aja bodo amat, biar orang-orang tahu nomornya si penipu ini #emosi 😠 (ya, meskipun pasti sudah tidak aktif nomornya sekarang)

Modus Penipuan: Minta No Rekening untuk DP Beli Mobil
Nah disini adek gw uda mulai curiga, masa calon pembeli nggak lihat mobil dulu atau tanya-tanya gimana gitu kek tentang spec mobil lebih detail, malah mau langsung DP aja. Tapi meskipun gitu, kita sekeluarga berusaha husnudzan dulu siapa tau memang dia pingin beli mobil (pas nulis ini gw menyadari betapa naif dan polosnya keluarga gw, dan menyesal pula harusnya mah nggak usah sok sok an baik pakai husnudzan segala, tetap harus waspada ama orang yang nggak dikenal). Nah akhirnya gw menawarkan pakai rekening BNI gw aja klo dia mau transfer uang DP. Kenapa gw menawarkan pakai rekening gw? Karena rekening BNI gw kosong isinya cuman 2000 jadi toh klo dia berniat mau nipu atau bobol rekening gw dia akan rugi sendiri 😀, dan gw punya mobile banking jadi pasti bisa langsung kedetect klo ada uang masuk.

Singkat cerita, dikasihlah no rekening gw ke dia sama bapak dan adek gw. Selanjutnya dia mengaku  ke adek dan ortu gw klo udah transfer 3 juta ke rekening gw. Kemudian di grup keluarga, ortu gw kayak ribut nanyain udah masuk belom duitnya, ya gw jawab belom karena kalau ada uang masuk pasti ada notifikasi via sms, dan pas gw cek di app mbanking gw pun nggak ada duit masuk. Gw kasihlah screenshot mutasi rekening gw yang isinya cuman 2000 itu ke grup keluarga, biar keluarga gw percaya. Nah disinilah kembali keluarga gw berhusnudzan ama tu orang (ampuuuun dah nggak sekali kali lagi sok sok an baik husnudzan ama stranger 😣), keluarga gw menganggap bahwa bisa jadi duitnya pending belum masuk ke rekening gw karena entah masalah di server bank apa gimana. Meskipun begitu keluarga gw uda mulai curiga orang kayak gini nggak usah diladenin takutnya nipu-nipu. Gw bilang aja kalau yaudah biarin aja, klo memang dia beneran transfer dan emang pending ya udah nanti bakalan gw kasih kabar kalau duitnya udah masuk. Nah, tapi orang tua gw itu PANIKAN tipenya, mereka tuh kayak bolak balik nelfon gw, bolak balik ngechat gw buat nanyain udah  masuk apa belum duitnya. Ortu gw panik karena si pelaku itu nelfon ortu dan adek gw klo dia udah transfer, dan dia panik klo rekening dia udah berkurang tapi kok g nyampe duitnya. Nah lho, dari sini ya harusnya udah mulai curiga dan block no hp orang itu aja nggak siiih, dia sok sok an ngaku gitu kenapa pada percaya sih keluarga gw? Toh nggak ada buktinya kaan klo rekening dia berkurang. Hadeuuuhhh. 

Kemudian terjadilan kesalahan fatal yang dilakukan keluarga gw, saat ditelpon ama si pelaku, ortu gw bilang klo sebenarnya no rekening yang dikasih sebenarnya no rekening anak ceweknya (gw) dan ortu gw -dengan "polos" dan "naif"- nya bilang klo gw anak cewek tinggal di Jakarta sendirian merantau. Nah nyaho lauu, itu kayak ngasih clue super jelas dan informatif ke pelaku klo "nih lho ada sasaran empuk buat dikibulin" (udah cewek, sendirian pula, WHAT A PERFECT PREY!!!!). Dia pun meminta no hp gw buat langsung konfirmasi udah masuk apa belum transferannya. Ortu gw g mau ngasih no hp gw karena ya punya feeling bahaya aja. Tapi malah diam-diam adek gw dengan ikhlasnya ngasih no hp gw ke dia uyyyy πŸ˜‘. Haduh sepertinya keluarga gw dihipnotis semuanya apa gimana yak kok bisa pada nurut.


NIGHTMARE: GW DITELFON DAN ENTAH KENAPA GW BISA NURUT AJA AMA SEGALA OMONGAN DIAAAAA 😭

Nah ini dia part buruknya. Gw yang sedang bersantai ria dan youtube-an di kosan tetiba menerima telfon dari si pelaku. Disinilah gw mulai terlena dan berempati dengan si pelaku yang "terlihat" panik akibat duit di rekeningnya yang berkurang tapi tak kunjung masuk di rekening gw. Gw pun diminta buat ngecek ke ATM buat beneran ngecek apakah sudah masuk apa belum. Gw disini entah kenapa nggak curiga sama sekali dan nurut aja gitu buat pergi ke ATM padahal saat itu udah sekitar jam 10 malam.

Gw pun bilang klo nggak ada uang masuk dan si pelau kekeuh buat tetap mempertahankan telfonnya ama gw, dia bilang mau nelfon pihak bank dan minta gw buat bantuin konfirmasi klo ditanyain ama pihak banknya. Si pelaku pun menelfon pihak bank sambil tetap menahan telfon dengan gw. Gw pun NURUT aja. Disini gw nggak curiga, karena memang pada dasarnya kita bisa membuat 2 panggilan sekaligus dan bisa saling berinteraksi.

Riwayat Telfon ama Pelaku
Ditelfonlah call centre Mandiri, terdengar khas mesin otomatis penjawab dari Mandiri, sampai akhirnya ada suara Mas CSnya. Si pelaku curhat ke mas CS klo dia udah transfer duit 3 juta ke gw dan duitnya belum masuk ke rekening gw. Dia bercerita dengan ciamiknya, dengan ekspresi di nada bicaranya, pokoknya kalian yang dengar bisa langsung berempati & percaya gitu deh. Selanjutnya si pelaku bilang klo ada gw disambungan telepon dan minta CSnya komunikasi langsung aja ke gw. Si Mas CS mengonfrimasi apakah benar klo uangnya belum masuk ke rekening gw. Gw balas "iya". Nah habis itu si pelaku kayak panik gitu dan nanya ke CSnya gimana nasib uang dia, takutnya hilang. Mas CS bilang nenangin si pelaku dan bilang masalah ini bakal kelar urusannya maksimal 3x24 jam. Nah habis diomongin gitu, paniklah si pelaku, dan dia bilang ke CS kalau uang itu harus segera dibayar ke gw karena udah janji. Gw disitu sempat bilang klo g masalah klo g kekirim sekarang duitnya, tapi si pelaku takut klo keduluan orang lain yang bakal beli mobil ortu gw. DUH, BAYANGIN, GIMANA GW NGGAK IBA DAN EMPATI MELIHAT KEPANIKAN DAN KESUNGGUHAN PELAKU YANG MAU BELI MOBIL??? Sungguh suatu skenario yang apik dipadukan kepolosan gw, jadilah maka jadilah!

Mas CSnya pun nanya ke gw sekali lagi apakah bener uangnya belum masuk. Gw jawab "IYA", terus dia tanya jumlah saldo terakhir disitu berapa gw jawab aja 2000 (Mungkin saat itu dia kecewa kali ya aelah mau nipu tapi saldonya cuman 2000). Terus dia jawab ada rekening lain nggak? Disinilah begonya gw, gw jawab "Ada, Mandiri". Si CS langsung bilang "Wah, kebetulan klo rekeningnya sama-sama Mandiri uang 3 jutanya bisa langsung ditransfer ke rekening mandiri hari ini juga". Mas CS tanya lagi dengan suara dan kesan yang profesional sebagaimana CS pada umumnya "Berapa nomor kartunya?" "Masih ingat berapa saldonya?". Gw (sekali lagi) dengan begonya menjawab nomor kartu gw dan jumlah saldo mandiri gw saat itu, kurang lebih 4,7 sekian. Saat itu gw mulai curiga, tapi gw tetap jawab karena ya memang sepengalaman gw sebelumnya klo mau konfirmasi kartu/tabungan SOPnya via CS gitu seringnya ditanya ibu kandung, nomor kartu, dll buat mastiin apakah kita benar-benar jujur. Saat itu gw sadar juga klo telfon juga tersambung ama pelaku, jadi otomatis dia dengar data-data pribadi rekening gw. Gw sempat berpikir dalam hati kok CSnya nggak profesional gini, masa nanya hal gini didepan orang lain, kan privasi. Tapi ya itu, meskipun batin gw bergejolak tapi entah kenapa gw manut aja gituuu. Ya Allah, kenapa gw polos banget yaaaaaa πŸ˜“.

Setelah itu, mas CSnya nyuruh gw pergi ke ATM mandiri (saat itu posisi gw habis balik dari atm ke konter pulsa), baliklah gw ke ATM Mandiri. Gw diminta ngecek saldo gw berapa yang tertera di ATM, ya gw bilang saldo gw 4,7 sekian. Terus habis itu dia menuntun gw buat mentransfer uang nominal 4,5 sekian juta ke suatu rekening. DAN ANEHNYAAAA BAGAI DIHIPNOTIS, GW NURUT AJA GITUUU AMA OMONGANNYA. Gw sempet protes dan ngomel-ngomel ama si CSnya. Gw beneran ngomel-ngomel "Ngapain sih lu nyuruh-nyuruh gw buat transfer? kenapa harus gw yang repot? kan harusnya Bank aja yang repot ngurusin beginian, kenapa malah gw yang transfer?". Terus dianya minta maaf dan bilang "sabar" memang begitu SOPnya, DAN ANEHNYA GW NURUUUUT. Pas nulis ini gw sadar klo sebenarnya hati kecil atau alam bawah sadar gw saat itu berusaha memberontak, tapi entah gimana apa daya gw kayak nggak bisa buat nolak omongan itu orang. Gw pun mentransfer sejumlah uang ke rekening atas nama Sandilah. Gw sempat tanya siapa ini sandilah? dia bilang manager mandiri. Itu kan harusnya mencurigakan yaaa, tapi gw tetep transfer gitu lhooo. Ya Allah lindungilah saya dari segala kejahatan di muka bumi ini. Dan Bum! Tertransferlah duitnya. Ini gw kasih screenshot bukti transfernya, biar tersebar noh kemana-mana si rekening penipu ini. 

Bukti Transfer ke Rekening Sandilah Laknatullah
Pas udah ditransfer, si mas CSnya bilang klo duitnya bakal balik lagi ke gw sejumlah 7,7 (4,7 +3) dalam waktu 1x24 jam. Gw ngomel lagi dooong, "loh kok pakai nunggu? terus apa esensinya gw transfer yang tujuannya biar si orang yg mau beli mobil nggak pakai nunggu 3x24 jam, terus setelah gw capek2 transfer harus nunggu 1x24 jam biar duit gw balik?". Gw inget banget gw denger meskipun hanya sekilas dan sangat "subtle" klo Mas CSnya sempet "KETAWA ALA -ALA MENYERINGAI" gitu, wadawww disitulah gw mulai waras dan sadar klo jangan-jangan gw ditipu. Dia bilang ke gw buat pulang aja terus nanti cek lagi jam 12.05 apakah udah masuk apa belum duitnya. Gw marah-marah dong, gw tanya nama dia siapa kok berani nyuruh-nyuruh nasabah, dia jawab Fakhrizal. Ya meskipun marah-marah, tapi ya itu entah kenapa GW NURUT.

Pulanglah gw ke kosan, dan gw langsung nelfon customer service Mandiri, dan yah gw curhat ama mas CS (beneran) dari awal ampe akhir, dan mas CSnya bilang ini FIX PENIPUAN. Kata dia nggak mungkin klo gw sebagai penerima dana, malah disuruh transfer harusnya mah gw nunggu aja ampe duitnya nyampe. Ya gitu deh. Gw syok, kaget, antara mau nangis atau ketawa atau pingsan aja. Gw pun tanya juga gimana mekanisme pelaporannya dan gimana biar duit gw balik.

Nah disini terbukti kepintaran si pelaku, dia nyuruh gw transfer ke rekening BNI (an Sandilah) dari rekening Mandiri gw. Nah mas CS (beneran) yg gw telfon bilang klo transfernya dari mandiri ke mandiri bisa langsung diblokir saat itu juga saat gw nelfon. Tapi berhubung transfernya beda bank, mekanismenya jadi agak ribet: dari Mandiri harus lapor dulu ke BNI, dan bla bla bla, pokoknya ribet. KETERLALUAN EMAAAAAAAAANGGGG. Gw pun makin syok dan makin merasa bodoh. Gw g tahu apakah gw beneran dihipnotis atau gw yang memang terlalu polosnya manut dan percaya aja ama si pelaku. 

Btw, setelah mengetahui gw ditipu, gw langsung chat nomor penipunya, yang saat itu masih aktif. Gw kirimin aja hadits dan ayat al Qur'an tentang perbuatan penipuan dengan harapan si penipu sadar dan menyesali perbuatannya, tapi yah sepertinya hati mereka sudah ditutup sama Allah alias tidak mempan.
Insyaflah Wahai Manusia, Jika Dirimu Bernoda ~ ~

Lapor ke Keluarga, Curhat ke Temen, dan Nangis-Nangis

Habis nelfon CS mandiri, gw pun langsung ngasih tau keluarga gw via grup keluarga. Hebohlah mereka dan menyesalkan kenapa gw bisa terjebak perangkapnya padahal di grup keluarga udah diwanti-wanti jangan-jangan tu orang penipu. Yah karena gw malas baca grup keluarga & ngeladenin pertanyaan-pertanyaan mereka yang bertubi-tubi dan cenderung menyalahkan & memojokkan, gw pun memilih nelfon temen gw dan curhat. Di momen menelfon itu entah kenapa gw udah ikhlas aja gitu klo duit gw ilang, kayak "yaudah, memang bukan rezekinya". Tapi yah gw tetap nangis-nangis pas cerita sama temen gw, gw nangis karena gw merasa lemah aja. Gw sendirian, gw ditipu. Ya semacam nggak ada supporting system gitu lah. Gw nangis menyadari betapa bodoh dan polosnya gw, betapa lemahnya gw, betapa sendiriannya gw πŸ˜…. Sebelum ada kejadian itu, temen yg gw telfon berencana mau main ke kosan gw malam itu juga karena mau beli jajan deket kosan gw, tapi akhirnya rencananya nggak jadi karena dia harus lembur. Gw sampai berangan-angan klo temen gw itu jadi main ke kosan gw malam itu, mungkin nggak bakal kejadian kayak gini, karena at least ada orang yang bersama gw yang bisa mengingatkan gw buat nggak terjebak. Yah disitulah gw nangis, bukan menangisi duit yang hilang, karena ya gw yakin yang namanya rezeki bakal datang lagi. Yang gw tangisin adalah betapa bodoh, betapa polos, betapa lemah, dan betapa sendiriannya gw saat itu sehingga gw pun menjadi sasaran empuk buat kasus penipuan. 

Yah dari kasus yang gw alami ini gw belajar banyak hal. Selama ini gw tipe orang yang mudah percaya dengan orang lain, jarang banget bersuudzan, dan gw nggak bisa membayangkan ada sosok yang beneran "jahat" di dunia ini kayak di film-film. Naif banget kan? Dah yah, ternyata emang beneran ada sosok "jahat" di dunia ini. Kitalah yang harus berhati-hati dan waspada.

Untuk duit yang hilang, apakah gw sedih? Nggak sama sekali. Gw sudah menerima dengan ikhlas. tapi yah tentunya gw akan bersyukur klo duitnya bisa balik lagi. Intinya klo duitnya nggak balik lagi pun gw ikhlas, masalah balik atau enggak itu urusan nanti. Gw merasa musibah ini bentuk teguran Allah, mungkin gw selama ini pelit untuk mendermakan sebagian rezeki gw ke orang yang membutuhkan, jadi inilah cara Allah buat mengambilnya. Atau bisa jadi ini bukti kalau Allah sayang ke gw, Allah ingin menggugurkan dosa-dosa gw selama di dunia, jadi daripada dosa-dosa itu ditebus nanti di akhirat, lebih baik dosa-dosanya digugurkan dengan cara memberikan musibah ini ke gw. Ya, yang manapun dari 2 skenario itu yang benar, gw tetap bersyukur dan ikhlas atas semua ini. 

Gw pun jadi semacam disadarkan dengan kejadian ini, bahwa semua harta benda yang kita miliki saat ini sejatinya hanyalah titipan dari Allah, jadi "terserah" Allah kalau misal sewaktu-waktu Allah mau menarik kembali titipan tersebut. Nah tugas kitalah bagaimana saat kita "dititipi" harta benda tersebut untuk memanfaatkannya di jalan yang benar, bisa dengan bersodaqoh dan lain-lain. Bayangin aja duit 4,5 juta itu klo kita sumbangkan ke Allah entah dengan cara memberikan sebahagiannya ke ortu kita, keluarga kita, anak-istri kita, anak yatim, atau orang kurang mampu, pasti lebih menguntungkan buat kita; karena artinya kita nabung di akhirat dan nilainya pun dilipatgandakan oleh Allah. Beda dengan kejadian yang gw alami sekarang, duit 4,5 juta itu ya sekarang ya udah ilang aja, nggak berbekas baik di dunia, boro-boro di akhirat. 2 hal yang sekilas serupa tapi tak sama kan? Sama-sama "kehilangan" uang 4,5 juta; tapi yang satu beneran ilang tanpa sisa, sedangkan yang satunya lagi menjadi bekal di hari akhri nanti dan nilainya dilipatgandakan. 


Langkah Selanjutnya: Pelaporan

Oke meskipun sebelumnya gw bilang klo gw udah ikhlas dengan hilangnya duit, gw tetap berusaha atau bertawakkal untuk mengurus kasus ini ke kepolisian dan mengusahakan agar uang gw bisa balik lagi (meskipun kemungkinannya sangat kecil). Loh kenapa klo ikhlas masih tetap lapor polisis? Apa nggak kontradiktif itu? Well, analoginya gini ada kasus suatu keluarga dimana salah satu anggota keluarganya terbunuh di peristiwa perampokan. Ya mereka memang harus ikhlas dengan ditinggalkan oleh anggota keluarganya tersebut, tapi bukan berarti mereka berdiam diri, menyerah dan membiarkan begitu saja, kasus tersebut tetap harus dilaporkan, sehingga ada keadilan buat mereka dan pelaku.

Yah sebenarnya gw nggak terlalu berharap banyak sih dengan mengadukan kasus ini, mungkin gw hanya berharap semoga pelakunya bisa ketangkap dan diadili, biar dia kapok, dan nggak ada lagi korban kaya gw. Masalah duitnya bisa balik atau enggak, ya gw fleksibel aja tapi gw tetap mengusahakan. Nah, untuk bagian ini gw akan bikin post sendiri di part lainnya. Mungkin gw akan membuat lanjutan dari kasus ini entah sampai berapa part, pokoknya sampai kasusnya kelar. Hehehe.

Well, itu dia curhat panjang dari cerita penipuan gw, semoga bisa menjadi pelajaran bagi teman-teman untuk lebih berhati-hati. Mungkin kalian yang memiliki pengalaman serupa bisa cerita juga di kolom komentar di bawah, jadi bisa meningkatkan awareness di masyarakat. Dan gw sebenarnya galau juga mau cerita ini di blog, karena ada sisi positif dan negatifnya. Gw takut malah dengan cerita ini bisa menjadi inspirasi pelaku kejahatan lain untuk bertindak (naudzubillah, jangan sampai ya Allah), tapi disisi lain gw yakin informasi ini jauuuuuh lebih bermanfaat untuk mencegah tindak kejahatan penipuan, aaaaamiiiin. Intinya, jangan mudah percaya dengan orang! Jangan pernah sekali-kali mau diminta untuk transfer!

Waspadalah! Waspadalah!

Wassalamu'alaikum Warrahmatullah Wabarakatuh





- Tulisan ini ditulis siang hari setelah 
berputar-putar ke kepolisian, bank, dkk

Rabu, 06 Maret 2019

Preambule Sci-Tech

Assalamu'alaikum Warrahmatullah Wabarkatuh


Haiii haiii jumpa lagi !!!
Kali ini gw mau menuliskan sepatah-dua patah kata sebagai pembuka di menu terbaru di blog gue yaitu: Sci-Tech.


Jadi rencananya di menu ini akan berisi artikel-artikel yang gw buat terkait dengan "science and technology".

Waw ada alasan apa dibalik ini nih?

Jadi selama ini gw memang punya ketertarikan yang amat besar dengan berita, artikel, atau konten-konten terkait science and technology. Gw dari SD seneng banget baca-baca buku ensiklopedia, bukan karena sok kutu buku atau gimana, tapi gw merasa butuh, haus, sehingga menemukan dunia baru saat membaca buku-buku itu. Kemudian sejak gw mulai mengenal internet yaitu saat SMP, maka gw pun semakin gemar membaca artikel-artikel dari internet tentang IPTEK. Topik favorit gw saat itu adalah asal mula kehidupan, dunia hewan, teknologi medis, penyusun paling sederhana dari atom, pembentukan batuan dan bumi, dan tentu saja tidak ketinggalan topik favorit semua orang yaitu astronomi seperti black hole, planet, wormhole, dimensions ruang-waktu, relativitas, dan lain-lain.

Kegemaran itu berlanjut hingga sekarang, hanya saja gw sekarang lebih sering menonton video di YouTube mengingat makin banyak channel pendidikan yang menyediakan konten berkualitas. Bahkan bisa dibilang kuota internet gw habis buat googling (internet surfing) hal-hal yang mau gw tau dan terus-terusan keklik Di recommendation link tanpa henti πŸ˜‚. Sekarang pun kuota internet gw mostly habis buat YouTube Dan googling, nontonin hal-hal Yang gw suka seperti channel edukasi salah satunya, Hahaha.

Makin gw nonton artikel/video edukasi makinlah gw merasa bodoh hahaha. Dunia ini sanagt luas ,teknologi terus berkembang, Dan bakal sangat rugi klo Kita hanya puas dengan ilmu Yang Kita punya sekarang. Jadilah dari situ gw semangat Dan konsisten untuk terus tertarik dengan science Dan technology.

Selain menikmati konten-konten edukasi tersebut, gw juga tipe orang Yang seneng banget diskusi tentang masalah apapun Di dunia ini termasuk SCI-TECH. Pertama gw bisa membagi apa yg gw tahu, sekali gw mendapatkan Banyak pengetahuan dan sudut pandang yang berbeda dari temen diskusi gw. Seru banget Kan?

Disisi lain, skrg gw bekerja di startup pendidikan terbesar di Indonesia yaitu Ruangguru, di perusahan ini gw bertanggung jawab untuk menghasilkan  suatu konten pendidikan berkualitas khususnya Mata pelajaran Kimia mulai dari pembuatan naskah, produksi, animasi, hingga tahap akhirnya (ya sebenarnya lebih tepat gw memproduksi ulang dan mengganti konten yang sudah da sebelumnya alias "content improvement") . Disini gw merasakan kepuasan tersendiri untuk berbagi apa yang gw tahu ke orang-orang lewat video pembelajaran yang dihasilkan. Makin gw berbagi, makin gw sadar juga bahwa banyaaaaak bgt yang belum gw tau. Jadilah gw berpikir dengan terus berbagi ilmu yang gw punya maka akan makin sadar ketidaktahuan gw akan dunia ini; dan disisi lain makin bertambah juga pengetahuan gw. Disinilah gw menemukan motivasi untuk berbagi pengetahuan yang gw punya lewat menulis artikel Di blog.

Oke jadi cuap-cuap panjang di atas adalah alasan kenapa gw memutuskan untuk membuat konten khusus SCI-TECH di blog gw. Lah kenapa nggak di Ruangguru aja? Kan sama aja berbagi pengetahuan?
Yes, di Ruangguru gw masih terbatas hanya di pelajaran Kimia saja, sedangkan di blog, gw bebas mau berbagi tentang hal apapun sesuka gw.


Semoga niat gw ini bisa terus diberi kemudahan oleh Allah, dan semoga apa yang gw tulis bisa bermanfaat buat kalian semua.

Wassalamu'alaikun Warrahmatullah Wabarkatuh.




Cheers,


-ceasafira-
(26/02/2019)
Post ini ditulis di saat menunggu racikan obat di Klinik Fahira 😁

Selasa, 12 Februari 2019

Review Senka Perfect Whip : Sabun Dari Jepang dengan Busa yang Melimpah

Assalamu'alaikum Warrahmatullah Wabarakatuh



Holaaa semuanyaaa !!
Ketemu lagi ya di Bulan Februari. Jika sebelumnya "sabun" yang sudah gw review dari brand Kojie San, kali ini gw akan mereview sabun khusus muka alias facial wash yang sekarang sudah jadi facial wash sehari-hari yaitu: Senka Perfect Whip. 

Review Senka Perfect Whip Indonesia
Senka Perfect Whip
Oke, mau cerita dikit nih, jadi semenjak gw SMA (6 tahun lalu) gw udah gonta-ganti berbagai jenis facial wash. Alasan gw gonta-ganti ini ya karena sabun yang gw pakai entah memang tidak ngefek di wajah alias tidak sesuai klaimnya, juga karena penasaran aja untuk nyoba sabun lain. Pencarian ini pun berakhir sekitar 1,5 tahun lalu saat gw menemukan Hadalabo Tamagohada (kapan-kapan gw bikinin review-nya), alasannya karena finishingnya yang membuat kulit tetap lembab dan klaimnya sebagai mild peeling yang memang terbukti. Namun, si Hadalabo Tamagohada inipun gw tinggalin juga setelah bertemu Senka Perfect Whip di Jepang. Jadi waktu gw ke Jepang, gw masih setia pakai Hadalabo Tamagohada, cuman tangan gw gatal pingin nyomot beli si Senka karena setiap gw ke supermartket atau ke toko kecantikan, pasti selalu ditemukan si Senka Perfect Whip ini di bagian terdepan plus ditambah embel-embel "Facial Wash No. 1 di Jepang" 😱. Waduuu waduuu gimana nggak kegoda coba! Akhirnya belilah gw, dan setelah gw pakai, sorry Hadalabo gw harus berpindah ke lain hati πŸ˜‹. Hahaha.

Waduh, kok gw kebanyakan curhat-curhat ya. Yaudah, kuy langsung baca reviewnya πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰


Sekilas Tentang Senka Perfect Whip

Produk facial wash Senka Perfect Whip berasal dari brand Senka dengan induk brandnya adalah Shiseido yang berasal dari Jepang. Shiseido sendiri sudah didirikan dari tahun 1872, dari sini saja bisa terlihat ya bagaimana Shiseido telah bertahan selama lebih dari 1 abad tentunya didukung dengan kualitas produk-produknya yang mumpuni. Senka sendiri didirikan pada tahun 2002 dan mengkhususkan diri untuk mengeluarkan produk-produk skincare. Di Indonesia sendiri, Senka baru saja masuk pada tahun 2017.


Harga

Nah berhubung gw beli di Jepang dan sekalian nyetok saat itu (khawatir di Indonesia belum ada πŸ˜‰), maka harganya pun dalam mata uang yen, yaitu sekitar: 350 yen untuk ukuran 120g, apabila di kurs-kan sama dengan Rp. 45.000

Review Senka Perfect Whip
Senka Perfect Whip di Watson Indonesia
Eh, ternyata di Indonesia sabun ini sudah masuk semenjak 2017 haha, dan bisa dengan mudah ditemukan di Guardian dan Watson. Setelah gw survei, harga Senka Perfect Whip 120g di Guardian/Watson adalah sekitar Rp 88.800. Hmm harganya hampir 2x-nya ya dibanding beli langsung di Jepang. Eits tenang kok, guardian dan watson juga sering memberikan diskon jadi kalian bisa mendapatkan produk tersebut dengan harga yang lebih murah. Pilihan platform lainnya untuk membeli sabun ini adalah via sociolla atau langsung saja cek website http://www.senka.id/shop


Review: Packaging

Packaging Depan - Belakang
Trus gimana packaging dari produk ini? Packaging produk ini sebagaimana produk facial wash lainnya. Overall, packagingnya sangat simple dengan warna biru dan di bagian belakang wadahnya ada keterangan tentang produk yang sayangnya semua tertulis dalam huruf jepang πŸ˜†. Penutup yang digunakan produk ini berbentuk flip flop sehingga memudahkan dalam mengeluarkan produk dan mengira-ngira jumlah yang ingin dikeluarkan. 

Review Perfect Whip Senka
Flip Flop
Oh ya, di Indonesia sendiri, Senka Perfect Whip dijual dalam 2 jenis kemasan yaitu 50 g dan 120 g. Mungkin kalau kalian sedang travelling, akan lebih pas membawa kemasan 50g karena lebih hemat space hehehe.


Review Tekstur Produk

Review Senka Perfect Whip Indonesia
Texture sabunnya
Nah untuk tekstur produknya sebagaimana sabun pada umumnya yaitu kental (tidak terlalu encer juga tidak terlalu padat. Warna produk yang dihasilkan adalah putih. Kalau dari gw sih nggak ada masalah sama sekali dengan tektur produk ini, oke oke aja. Lalu bagaimana apabila kita basuh dengan air? Ini dia istimewanya. Yap, keistimewaan Senka Perfect Whip salah satunya ada pada busa sabun yang dihasilkan. Hmm emangnya gimana? Kalian bisa lanjut baca review di bawah ini ya πŸ‘‡


Review Mengenai Klaim Produk

Sebagaimana telah gw sebutkan sebelumnya bahwa si Senka Perfect Whip ini adalah Facial Foam No. 1 di Jepang. Jadi pasti ada alasan dibaliknya kan kenapa bisa No.1? Kalau menurut gw sih selain karena kualitasnya yang bagus, dibarengi pula dengan harga yang terjangkau bahkan menurut gw termasuk murah yaitu sekitar 350 yen. Murah banget booo. 

Menurut klaimnya, produk Senka Perfect Whip ini mengandung "White Cocoon Essence" yang berguna untuk menciptakan busa yang lembut, tebal, dan melimpah. Untuk masalah busa ini gw setujuu banget nget nget. Jadi memang benar bahwa Perfect Whip Senka ini menghasilkan busa yang banyaaak banget. Cukup dengan sebiji jagung produk, beuuhhh busa-nya ampe tumpeh-tumpeh bray 😱. Ini busa sabun terbaik yang pernah gw coba, jadi busanya itu benar-benar lembut dan padat. Ya sepanjang pengalaman gw pakai sabun, biasanya busa sabun itu berongga-rongga besar dan terpecah-pecah, nah kalau si Senka Perfect Whip ini tuh busanya saling menyatu jadi saat dipakai itu lembuuut banget. Analoginya tuh kayak lagi sabunan pakai whipped cream πŸ˜†.

Perihal busa yang banyak ini, gw pernah baca artikel bahwa orang Jepang itu punya preferensi sabun dengan kandungan busa yang banyak karena konon katanya dengan busa yang banyak akan mencegah kontak langsung antara tangan dengan kulit wajah. Nggak heran sih, rata-rata sabun yang gw temukan di Jepang itu suka dikemas dalam wadah penghasil busa. Di toko-toko juga banyak banget dijual wadah-wadah sabun biar saat dikeluarkan bentuknya otomatis langsung busa.

Trus, kalau "white cocoon essence" itu apa? Kalau ini gw jujur juga tidak paham Haha πŸ˜†, gw baca di web Senka-nya juga kurang dijelaskan lebih jauh tentang itu. Namun kalau di terjemahkan sih "essence/konsentrat/kandungan dari kepompong putih". Hmmmm makin nggak ngerti lagi deh 😜

Klaim lainnya dari Perfect Whip Senka adalah adanya kandungan Hyaluronic Acid yang berguna untuk menjaga kelembaban kulit. Nah gw setuju banget dengan klaim ini. Apabila kalian pernah temukan sabun yang setelah kalian pakai meninggalkan kesan kesat atau ketarik pada wajah, maka dijamin kalian tidak akan menemukan hal itu di produk ini. Mantul dahhh πŸ‘πŸ‘. Inilah produk sabun yang selama ini gw cari, gw kurang suka sabun yang memberikan kesan kesat atau ketarik setelah pemakaian, karena justru hal itu malah bikin kulit gw semakin banyak menghasilkan minyak. Makanya saat menemukan produk sabun yang meninggalkan kesan lembab namun tetap membersihkan, yaudah deh cuss beli.

Review: Bau

Lalu gimana dengan bau dari produk ini? Ini juga merupakan kelebihannya menurut gw. Bau dari Perfect Whip Senka ini wangi-wangi bunga yang lembuuuut banget. Baunya pun menurut gw menenangkan. Cocok buat kalian yang kurang suka dengan produk-produk facial wash yang berbau kuat alias kalau dalam bahasa Jawa: "nyegrak" πŸ˜‚


Review: Kemampuan Membersihkan

Lalu bagaimana dengan kemampuan membersihkan dari produk ini? Yes, produk ini membersihkan wajah dengan baik tanpa ada kesan kesat/ketarik-tarik. Tapi jelas sekali produk ini tidak bisa untuk membersihkan wajah yang sedang full make up dengan produk waterproof sana-sini wehehe. Kalau kalian sedang memakai full make up dan ingin membersihkan wajah, maka gw sarankan untuk melakukan double cleansing: pertama mungkin kalian bisa pakai micellar water/cleasing gel/cleansing oil baru kemudian kita pakaikan facial wash. Oh ya, entah memang ini perasaan gw atau enggak, gw merasa kulit gw jadi halus setelah cuci muka pakai ini hahaha, mungkin karena efek bersihnya ya jadi segala macam gronjal granjul dan kotoran di muka bisa dihempassskan semuaaa.


Cuap Cuap Terakhir

Yak, demikian cuap-cuap gw tentang produk Senka Perfect Whip. Kesimpulannya: gw akan tetap repurchase produk ini lagi dan lagi, sampai mungkin gw menemukan produk lain yang bisa menggeser posisinya. Wehehehe.

Yass, semoga informasi dari post ini bisa bermanfaat buat kalian.

Sampai Jumpa
*Eh, jangan lupa cek review-review produk kecantikan lainnya disini ya





Ditulis pada Malam yang Diselimuti Hujan di Tebet

Minggu, 10 Februari 2019

Make Up Wisuda UI 2019

Assalamu'alaikum Warrahmatullah Wabarakatuh



Yass, setelah sebulan lebih tidak menulis akibat masa-masa galau menentukan keberlanjutan hidup, akhirnya gw bisa menulis lagi. Yeayy πŸ˜†. Post ini kembali lagi dengan topik "Make Up Wisuda". Nah sebelumnya gw juga udah pernah bikin post dengan topik yang sama yaitu saat gw mencoba untuk make up wisuda sendiri plus make up in juga beberapa teman gw (bisa dilihat disini). Nah, untuk post yang sekarang, kebetulan gw diminta oleh temen gw yaitu Tyas untuk dandanin dia dan temennya di wisuda UI ganjil 2019. Sebenarnya sesuai perjanjian gw bakal dandanin dia pas gladi resik maupun wisuda, namun berhubung tiba-tiba gw mendapat "bom" πŸ’£ dari tempat gw kerja yaitu di Ruangguru untuk ngurusin shooting dadakan tepat pas hari wisuda UI, jadilah gw batalin dandanin Tyas & temennya pas hari wisuda UI (Maafkeun ya, Yas πŸ˜₯).

Di post ini, gw akan bahas step by step + produk yang gw gunakan dalam me-make-up-in si Tyas ini. Siapa tahu bisa jadi inspirasi kalian yang ingin make up sendiri pas wisuda atau acara-acara lainnya. Hehehe. Tanpa kebanyakan cincong, Let's cekidot!!! πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

1. Pre-Make Up: Moisturizer & Sunscreen

Sebelum memulai make up, wajah wajib dalam kondisi yang bersih dan lembab. Nah pelembab yang gw pakai untuk make up in Mbak Tyas ini adalah Garnier Sakura White Pinkish Radiance Day Cream. Pelembab ini punya efek "mencerahkan" seketika (ya meskipun efek cerahnya hanya nambah sedikiiit) dan bulir-bulir di dalamnya bisa bikin efek "kelang-keling" di wajah.

Make Up Wisuda sendiri
Moisturizer & Sunscreen
Setelah memakai pelembab, gw juga makai-in sunscreen Biore UV Aqua Rich Watery Essence ke wajah. Sunscreen ini teksturnya cair dan mudah sekali menyerap ke wajah. Oh ya, wajah dari Mbak Tyas ini cenderung kering ya, jadi sebisa mungkin harus dilembabkan sebelum make up, untuk menghindari make up yang mudah crack.

2. Base Make Up: Primer, Foundation, dan Concealer

Oke kali ini, primer yang gw pakai adalah dari Rimmel Stay Matte. Primer ini hanya gw tempatkan di daerah hidung, sekitar hidung, dan dagu dikarenakan daerah itulah yang gampang berminyak dari wajahnya Mbak Tyas ini.
Make Up Wisuda sendiri
Foundation & Primer
Untuk foundation, gw sekali lagi memakai L'oreal Infallible Pro Matte shade 105 (karena gw g tahu lagi foundation drugstore apa yang bisa setahan lama ini) dicampur dengan foundation dari Make Over shade 08 (gw lupa dengan pasti apakah gw hanya pakai L'oreal aja atau dicampur dengan si Make Over ini). Trik dalam pengaplikasian foundation haruslah sabar dan lama dalam mem"puk-puk". Gunanya apa? Biar bisa diciptakan base make up yang halus dan flawless. Kalau dari awal foundation yang kita baurkan sudah tidak rata, maka jangan heran kalau wajah tampak gradakan atau cakey akibat base yang kurang halus.

Make Up Wisuda sendiri
Corrector & Concealer
Selanjutnya adalah concealer. Untuk kantong mata Tyas yang lumayan gelap, gw memakaikan corrector terlebih dahulu dari Brand Make Over. Setelahnya gw barulah memakai concealer yaitu Maybelline Fit Me no. 25 untuk bagian tepat bawah mata dan Maybelline Age Rewind Shade Light sebagai highlight di bagian: bawah mata, tulang hidung, jidat, atas alis, dan dagu.

3. Setting Make Up: Bedak Tabur


Make Up Wisuda sendiri
Bedak Tabur
Disini gw pakai 2 merk bedak tabur yaitu Marcks dan Ponds BB Magic Powder. Untuk shades bedak Marcks yang gw pakai adalah shade putih. Bedak Marcks gw taruh di bagian-bagian wajah yang akan dihighlight: hidung, bawah mata, dagu, jidat dan atas alis; sedangkan bedak Ponds BB Magic Powder gw pakai di sisa bagian wajah yang lainnya. Penggunaan bedak tabur disini untuk mengunci base make up yang tadi telah kita pakai, sehingga bisa bertahan lama.





4. Alis

Nah sambil menunggu bedak-bedak itu meresap dan mengunci base make upnya, gw lanjutkan ke bagian alis. Untuk alis, Mbak Tyas ini tidak mau yang neko-neko, dia tidak mau memakai produk alis sehingga kesan alisnya menjadi "kereng", dia juga tidak mau bentuk alisnya menjadi tegas/on fleek, pingin tetap natural. Alis Tyas ini pada dasarnya sudah tebal dan bagian belakang alisnya lumayan kurang rapi. Gw pun mengakali ini dengan cara "menambal" bulu-bulu yang tidak beraturan di bagian belakang alisnya, sehingga bisa lebih rapi. Untuk request dia yang tidak ingin alis yang neko-neko, gw pun hanya memberikan eyeshadow saja untuk mengisi alisnya dan pensil alis untuk membingkai alisnya. Produk yang gw adalah Etude Drawing Eyebrow warna coklat dan eyeshadow coklat dari Inez.

5. Eye Make Up: Eyeshadow

Setelah urusan peralisan selesai, gw pun menghapus sisa-sisa bedak tabur di wajahnya. Lanjut ke step selanjutnya yaitu eyeshadow. Pertama gw pakaikan base eyeshadow dari mustika ratu ke matanya. Pemilihan warna eyeshadow yang gw pakai disesuaikan dengan tone baju yang dia pakai. Berikut adalah warna eyeshadow yang gw pakai:
- Warna Orange (a) dari blush on shade Emina Sugar Cane diaplikasikan ke seluruh kelopak
- Warna Ungu Muda (b) dan Ungu Tua (c) dari pallete Inez shade Pattaya diaplikasikan di bagian ujung mata dan lekukan atas mata secara gradasi
- Warna Coklat Tua (d) dari pallete Inez shade Venice diaplikasikan di ujung luar mata
- Warna Tembaga (e) dari pallete Inez Shade Venice di bagian tengah kelopak mata
- Warna shimer (f)  dari pallete Emina shade Gelato di bagian ujung dalam kelopak mata menuju ke tengah
- Warna-warna di atas gw aplikasikan juga secara gradasi untuk di bagian bawah mata

Make Up Wisuda sendiri
Eyeshadow
Untuk bulu mata, gw cukup memberikan maskara karena memang request dari Mbak Tyas yang tidak usah memakai bulu mata palsu.

6. Blush On & Contour

Make Up Wisuda sendiri
Blush On & Contour
Untuk blush on gw memakai perpaduan dari Blush On Emina shade Sugar Cane (a) dan Violet berry (b). Kemudian untuk contour gw memakai dari Focallure.

7. Highlighter

Make Up Wisuda sendiri
Highlighter
Nah selanjutnya untuk highlighter gw memakai produk dari Jcat Beauty You Glow Girl. Sumpah, highlighter ini super blinding banget! Sebelum gw memutuskan beli highlighter ini gw sempat riset dulu, dan akhirnya terpilihlah ini.

8. Lipstick

Untuk lisptick gw memakaikan lisptick dari Make Over Intense Matte Lip Cream No. 20

Nah, step-stepnya simple ya kan?
Terus gimana hasil akhirnya? Yes ini dia πŸ‘‡πŸ‘‡

Foto Before Make Up yang comot dari kontak google πŸ˜‚

Make Up Wisuda sendiri
After Make Up

Itu dia cuap-cuap dari gw. Semoga bermanfaat dan semoga pula kedepannya gw bisa membuat post-post yang berfaedah ya. Haha
Sampai Jumpa ✋✋✋

Wassalamu'alaikum Warrahmatullah Wabarakatuh




- Ditulis pada suatu Minggu Malam di Tebet

Senin, 24 Desember 2018

Review Laneige Clear C Peeling Serum

Assalamu'alaikum Warrahmatullah Wabarakatuh



Hollaaaa ✋✋✋

Jumpa lagi di post tentang review skincare. Nah kali ini gw mau mereview salah satu produk skincare terbaik yang pernah gw pakai yaitu: Laneige Clear C Peeling Serum.

Laneige Clear C Peeling Serum Review
Laneige Clear C Peeling Serum
Gw uda pakai produk ini sekitar 5 bulan, dan bener-bener hasilnya dabest dah πŸ‘πŸ‘ Sebenarnya gw udah nggak sabar semenjak awal pemakaian untuk segera mereview produk ini saking bagusnya hasil di kulit gw sehingga gw merasa orang-orang harus tau tentang si Laneige serum ini. Untung gw masih bisa sabar menahan diri buat nggak buru-buru mereview, dan memutuskan untuk menunggu minimal 5 bulan pemakaian biar reviewnya benar-benar kredibel berdasarkan pemakaian yang lama #haiyahh 😜. Tanpa kebanyakan cincong, yuk mari lihat reviewnya πŸ‘‡

Harga

Nah berhubung lini skincare Laneige termasuk lini skincare dengan harga yang tidak "murce" ya cyiin, jadi kita sebut dulu lah berapa harganya hahaha. Harga si Laneige Clear C Peeling Serum ini untuk ukuran 80 ml berada di kisaran

Rp 280.000,00 - Rp 350.000,00

rentang harga ini tergantung kalian beli dimana. Untuk di official shop Laneige di Indonesia sepertinya belum masuk ya, karena pas gw cek di websitenya untuk seri Clear C baru masuk produk boosternya saja yaitu si Advance Effector X, si serum Laneige Clear C belum masuk. Oleh karena itu, untuk mendapatkan produk ini, kalian bisa nitip ke teman yang sedang pergi ke Korea atau bisa juga beli di olshop-olshop yang terpercaya. 

Harga serum laneige ini memang sekilas terlihat mahal ya, namun apabila kita mempertimbangkan efek yang diberikan serta rentang waktu pemakaian hingga produknya habis; maka harga segini worthed banget lah sis! Selama 5 bulan pemakaian (hanya di malam hari sebelum tidur) gw baru menghabiskan sekitar 1/3 dari total volumenya. Padahal selama memakai, gw mah nggak pelit-pelit amat kok, sekali pakai gw ambil 3-4 pump untuk diratakan ke seluruh wajah. Katakanlah untuk menghabiskan satu botol Laneige ini memakan waktu 1 tahun, maka rentang harga Laneige tersebut bisa dibilang terjangkau. Jadi, hemat banget kan??

Packaging

Untuk masalah packaging, jangan ditanya lagi, Laneige memang ahlinya membuat packaging yang simple, cantik, dan elegan. Untuk seri Clear-C, laneige memilih warna pink-ke-unguan sebagai branding produknya. Mungkin pemilihan warna ini didasari oleh bahan utama seri clear C yaitu berry extract, kan warna pink ke-ungu-an cocok lah sama warna berry #cocokologi πŸ˜‚.
Seri Laneige Clear C yang berwarna Pink ke-Ungu-an
Untuk bagian box luarnya, terlihat perpaduan putih, pink, dan biru yang simple namun cantik. Di bagian sisi kemasan ada hologram dengan pola diamond khas Laneige. Di kemasan box luar ini bisa ditemukan keterangan mengenai produknya.

Laneige Clear C Peeling Serum Review
Kemasan Box Laneige
Ini adalah bagaimana penampakan botol dari Laneige. Bahan dari botol ini bukan dari kaca ya meskipun sekilas terlihat seperti kaca, melainkan terbuat dari plastik yang premium. Beratnya botol menunjukkan Laneige tidak asal pakai plastik murahan untuk kemasan produknya.
Laneige Clear C Peeling Serum Review
Packaging Botol Laneige Clear C Peeling Serum
Laneige Clear C Peeling Serum Review
Dilengkapi dengan pump
Untuk mengeluarkan produk disediakan pump sebagaimana gambar di bawah. Keberadaan pump ini membantu untuk mengeluarkan produk, membuat kita bisa mengira-ngira seberapa banyak produk yang ingin kita keluarkan, serta menjaga kehigienisan saat pemakaian.

Klaim Kandungan & Cara Kerja Produk

Setelah kepo-kepo website Laneige, gw mendapat info inilah bahan aktif yang terkandung di dalam Laneige:
          1. Plant-derived malic acid AHA.
          AHA alami yang diturunkan dari tanaman tebu, jeruk, lemon, beri-beri-an, dan sugar maple.
          2. Plant-Derived Enzyme atau Enzim yang diturunkan dari tanaman
          3. Plant-Derived Lactobacillus Ferment

Ketiga bahan aktif tersebut rata-rata memiliki fungsi sebagai peeling alias "mengikis" segala macam kotoran, debu, sel kulit mati, dan dosa-dosa di wajah πŸ˜†. Jadi menurut gw sah sah aja kalau si Laneige memberi nama produk ini "Peeling" Serum karena memang kandungan bahan aktifnya berfungsi sebagai peeling.

Kemudian bagaimana cara kerja produk ini? sebagaimana gw sebutkan sebelumnya bahwa fungsi utama produk ini adalah peeling, dimana bahan-bahan yang digunakan seperti AHA dan enzim berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati sehingga membantu tekstur kulit menjadi lebih halus dan lembut. Berikut adalah ilustrasi unyu-unyu yang dibuat Laneige untuk menjelaskan cara kerja bahan aktifnya.

Malic Acid dan AHA yang Sedang Bahu Membahu Mengangkat Sel Kulit Mati
Enzim yang Saling Bekerja Sama untuk Melibas Semua Sel Kulit Mati
Nah dengan mengetahui klaim kandungan & cara kerja dari produk Laneige Clear C Peeling Serum ini, kita jadi bisa menentukan ekspektasi seperti apa yang kita harapkan setelah pemakaian produk ini yaitu tentunya kulit yang terbebas dari sel kulit mati serta perbaikan tekstur kulit menjadi lebih mulus. Hmmm... apakah ekspektasi ini terpenuhi? Kuy, langsung baca review pemakaiannya πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

Review Pemakaian

Ini dia pembahasan yang utama. Pertama gw mulai dari tekstur dan bau produknya dulu ya. Jadi produk serum ini berupa cairan kental berwarna bening keputih-putihan. Saat diusapkan ke wajah akan tercium bau wangi yang menenangkan. Agar bisa meresap ke dalam kulit secara sempurna, membutuhkan waktu sekitar 30 detik-1 menit (menurut pengalaman gw). Karena laneige ini cepat meresap ke dalam kulit, maka saat penggunaan pun kita tidak merasakan ada sesuatu yang lengket di wajah.

Laneige Clear C Peeling Serum Review
Tekstur serum dari Laneige Clear C
Lalu bagaimana dengan efeknya? Dengan penggunaan rutin setiap malam selama 5 bulan, gw menemukan bahwa si Laneige ini did amazing job with my skin texture! Klaimnya terbukti Gaes 😝!!! Yes, sebelumnya gw punya kulit yang gradakan alias bertekstur di dekat area hidung dan dahi. Gw g tau itu apa, entah jerawat atau komedo, pokoknya sesuatu yang timbul-timbul tapi sewarna dengan kulit gitulah. Nah semenjak gw makai si Laneige Clear C Peeling Serum, perlahan tapi pasti gradakan-gradakan yang ada di hidung gw mulai menghilang. Nah disitulah klaim "peeling" di namanya ini nih nggak cuman sekedar nama namun benar-benar bekerja sebagai peeling alhasil kulit gw pun jadi mulus #cielah. 

Dulu setiap gw cuci muka gw selalu bisa merasakan ada benjolan-benjolan kecil dekat hidung, nah sekarang setelah berbulan-bulan pakai Laneige gw bisa merasakaan area sekitar hidung gw jadi lebih mulus. Mantul banget nggak tuh? πŸ˜† Kulit yang bertekstur mulus ini sangat membantu gw dalam apengaplikasian make up, jadi misal kalau mau kondangan atau acara tertentu yang butuh full make up; maka dengan kulit yang lebih mulus memudahkan dalam pengaplikasian foundation dan hasilnya pun flawless karena tidak ada gangguan dari tekstur-tekstur kulit yang tidak merata. Nah lho, cucok banget kan?

Oh ya apabila kalian memakai serum ini di malam hari, maka bisa dipastikan keesokan paginya kulit kalian akan glowing-glowing gimana gitu. Yang dulu kalau bangun pagi, kulit wajah terlihat kusam, tapi sekarang kulit jadi terlihat glowing 😱.

Apakah ada efek mencerahkannya? Jujur gw beli Laneige Clear C Peeling serum ini gara-gara kena racun youtuber Suhay Salim waktu dia bikin video list skincare yang berfungsi untuk mengatasi kulit kusam alias brightening. Setelah gw makai ini, gw nggak tau apakah si Laneige ini ada efek mencerahkannya apa enggak karena gw merasa efek wajah gw jadi cerah karena pakai skincare lain yaitu masker Kose (baca reviewnya disini) & toner hadalabo yang memang keduanya memiliki bahan utama pencerah wajah, dengan kata lain wajah gw udah cerah duluan karena Kose & Hadalabo sebelum memakai si Laneige Clear C Peeling Serum ini. Jadi gw nggak bisa menilai apakah serum ini memiliki fungsi brightening apa tidak. Meskipun begitu, di review mengenai Laneige Clear C Peeling Serum di tempat lain sering disebutkan efek mencerahkannya terutama pada bekas jerawat. Mungkin efek brightening yang didapatkan dari produk Laneige dikarenakan karena produk ini berfungsi untuk mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga kulit yang awalnya kusam karena dipenuhi oleh sel kulit mati atau bekas jerawat, maka karena diangkat sel kulit matinya, jadilah wajah terlihat lebih cerah. Yeayyy!

Efek lain yang didapat setelah menggunakan skincare ini adalah kulit yang lembab. Kadang-kadang gw juga suka iseng makai produk ini sebagai pelembab di pagi hari sebelum memakai make up, jadi make up nya bisa lebih nempel ke kulit. Oh ya, gw pernah nemu video review dari salah satu beauty guru di youtube, beliau bilang kalau sebenarnya si Laneige ini skincare yang lebih ditujukan untuk memantain kondisi kulit yang memang tidak terlalu bermasalah untuk kemudian dijadikan skincare sehari-hari karena formulanya yang mild/lembut. Untuk kulit yang punya kondisi lebih parah misal jerawatan semuka, kulit super kusam; mungkin harus mencoba produk lain dengan kandungan zat aktif yang lebih kuat/banyak.

Repurchase?

Definitely, YES! Semenjak pakai si laneige clear C peeling serum ini gw jadi tergoda untuk mencoba lini skincare Laneige yang lainnya hahaha πŸ˜†


Baca Juga Review: Laneige Clear C Advance Effector EX